BOPI: ISC harus Koordinasi dengan Tim Transisi

77

BJ Online JAKARTA – Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) minta promotor kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) yaitu PT Gelora Trisula Semesta (GTS) berkoordinasi dengan Tim Transisi untuk mendapatkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi yang rencananya digulirkan mulai 15 April.

“Koordinasi dengan Tim Transisi harus dilakukan sebelum kami memberikan rekomendasi. Yang jelas surat permohonan dari PT GTS sudah kami balas dan dikirimkan hari ini,” kata Sekjen BOPI Heru Nugroho di Jakarta, Rabu (30/3).

Secara umum pihaknya siap mengeluarkan rekomendasi untuk digulirnya kompetisi yang akan diikuti oleh klub yang sebelumnya mengisi kompetisi tertinggi di Tanah Air yaitu Indonesia Super League. Hanya saja semuanya harus sesuai dengan aturan yang ada. Dalam surat balasan yang dikeluarkan BOPI dengan nomor 027/BOPI/KU/III/2016, PT GTS selalu promotor ISC harus melakukan komunikasi dengan Tim Trasisi terkait regulasi untuk penyelenggaraan kompetisi diantaranya standart kualifikasi peserta tingkat profesional terutama kelayakan dalam aspek sepak bola.

Selain itu terkait administrasi kompetisi dan pertandingan, ketentuan umum dan teknis terkait penyelenggaraan kompetisi hingga ketentuan dan perijinan terhadap personel tim mulai dari pemain hingga team official setiap klub peserta ISC A. “Jika sudah ada rekomendasi dari Tim Transisi, BOPI akan segera melakukan verifikasi. Yang jelas, hingga saat ini belum ada perubahan mekanisme pemberian rekomendasi kecuali pemerintah mengeluarkan instruksi baru tanpa melalui Tim Transisi,” kata Heru Nugroho menambahkan.

Kompetisi ISC merupakan terobosan yang dilakukan oleh promotor yang merupakan reinkarnasi PT Liga Indonesia setelah kompetisi yang digelar sebelumnya yaitu ISL vakum setelah PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia dibekukan oleh pemerintah.

Kompetisi ISC sendiri terbagi atas dalam dua grup yaitu A untuk klub ISL dan B untuk klub Divisi Utama. Sesuai dengan ketentuan awal, kompetisi yang akan dibuka dengan pertandingan antara Persipura melawan Sriwijaya FC di Jayapura, Papua, 16 April ini tidak menggunakan sistem promosi dan degradasi.

Meski belum mendapatkan rekomendasi, persiapan untuk untuk menghadapi ISC sudah berjalan. Bahkan sang promotor telah melakukan sosialisasi kompetisi termasuk pendaftaran pemain dengan sistem online. Selain itu pembentukan tim juga mulai dilakukan oleh calon peserta. Seperti yang dilakukan oleh tim asal ibu kota yaitu Persija Jakarta. Untuk menghadapi ISC, tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu menggaet pelatih asal Brasil, Paulo Camargo. Begitu juga dengan Persib Bandung yang saat ini terus mengejar pemain bidikan seperti Robertino Pugliara. (ant)

BAGIKAN