Sentimen Paket Ekonomi kembali Direspon Menguatnya Rupiah

76

BJ Online JAKARTA – Sentimen paket kebijakan ekonomi jilid XI yang dikeluarkan Selasa kemarin kembali direspon positif oleh pelaku pasar uang di dalam negeri sehingga nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah pada Rabu sore bergerak menguat sebesar 172 poin menjadi Rp13.223 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.395 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menilai, di tengah minimnya sentimen positif yang beredar lalu muncul pengumuman paket kebijakan itu langsung direspon pelaku pasar uang sehingga mengurangi tekanan nilai tukar rupiah yang hampir sempat menyentuh level Rp13.400 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia yang mulai bergerak naik juga akan berdampak positif bagi komoditas lainnya yang akhirnya dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. “Meski kenaikan harga komoditas tidak terlalu cepat, namun cukup direspon positif,” katanya.

Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Rabu (30/3) sore ini, berada di level 39,00 dolar AS per barel, naik 1,88 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 39,81 dolar AS per barel, menguat 1,71 persen.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa dolar AS mengalami tekanan cukup tajam terhadap mayoritas mata uang utama dunia setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen menyatakan proses kenaikan suku bunga acuan AS akan dilakukan secara hati-hati. “Pernyataan itu terbawa ke pasar uang global, mengindikasikan kenaikan suku bunga AS tidak dalam waktu dekat ini,” katanya. (grd)

BAGIKAN