Ingin Tahu Kunci Sukses Para Miliarder Dunia?

164

BJ Online JAKARTA – Begitu banyak miliarder yang merintis meraih kesuksesan dari bawah, dengan membangun “kebiasaan kaya”, sebuah istilah yang dicetuskan Thomas C. Corley, yang telah meneliti kebiasan sehari-hari para miliarder selama lima tahun.

Selain menjadi penulis, Corley juga seoang master perpajakan. Ia juga merupakan President Cerefice & Company dan pentinggi sebuah perusahaan keuangan terkemuka di New Jersey. Corley menghabiskan waktunya selama lima tahun untuk mempelajari kegiatan sehari-hari dari 233 orang kaya dan 128 orang yang hidup dalam kemiskinan.

Seperti dilansir dari laman Yahoo, Senin (31/3). “Dari penelitian, saya menemukan bahwa kebiasaan sehari-hari menentukan seberapa sukses atau gagal Anda dalam kehidupan,” tulis Corley dalam buku terbarunya Change Your Habits, Change Your Life.

Salah satu kebisaaan sederhana yang paling mencolok dari para miliarder menghabiskan waktu selama 15 menit dalam sehari untuk berpikir. “Berpikir adalah kunci keberhasilan mereka,” ujar Corley.

Orang kaya dalam penelitian dia, ungkap Corley, setidaknya 15 menit tiap pagi hari mencurahkan pikiran mereka tentang banyak hal dan menguji pikiran itu. Hal-hal yang menjadi pokok pikiran itu setidaknya terangkum dalam 10 poin penting, yakni karir, uang, keluarga, teman, hubungan bisnis, kesehatan, mengatur mimpi dan menetapkan tujuan, permasalahan, amal, serta kebahagiaan. Poin-poin itu menjadi basis pertanyaan setiap mereka yang meraih sukses: Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat lebih banyak uang? Apakah pekerjaan saya membuat saya bahagia? Apakah saya cukup berolahraga? Apakah saya bisa terlibat dalam acara amal lainnya? Apakah saya memiliki teman-teman yang baik?Manakah hubungan bisnis yang harus saya teruskan dan mana yang harus saya tinggalkan?

Penulis lain, Steve Siebold, yang telah mewawancarai lebih dari 1.200 orang kaya dunia, mengatakan bahwa orang kaya dapat menyelesaikan masalah mereka.Sebagian besar orang sukses memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka menginginkan perbaikan secara terus-menerus dan inovasi, baik di dalam kehidupan mereka sendiri maupun di dunia luar.

“Ketika orang kaya membutuhkan uang, mereka tidak bertanya-tanya apakah itu mungkin, mereka hanya mulai menciptakan ide-ide baru untuk memecahkan masalah,” tulis Siebold dalam bukunya How Rich People Think. Mereka tidak membuang-buang energi dan mental untuk mengkhawatirkan hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi dan bertanya-tanya tentang kemampuan mereka untuk menghasilkan uang, namun mereka langsung konsentrasi pada pemikiran kreatif.

Dan, pada akhirnya, “Orang kaya tidak lebih pandai dari kita,” tulis Siebold. Mereka hanya lebih strategis dalam berpikir. (arn)

 

BAGIKAN