Mavericks di Jalur Perburuan Tiket Playoff

109

BJ Online DALLAS – Perburuan tiket playoff tak akan musnah jika Dallas Mavericks kalah di kandang sendiri dari New York Knicks kemarin. Namun hal itu tentu akan menimbulkan nuansa suram. Guard cadangan J.J. Barea melakukan bagiannya dan memastikan Dallas tetap berada di jalur untuk mengamankan posisi. Pemain veteran itu mencetak 26 angka pada pertandingan ini, dan Mavs unggul atas Knics 91-89 di American Airlines Center. “Saya lelah, namun saya senang dengan tim saya dan bangga bahwa kami mendapatkan kemenangan ini,” kata Barea.

Dallas mendekat ke persaingan dengan Houston Rockets dan Utah Jazz untuk posisi ketujuh di klasemen Wilayah Barat. Ketiga tim, yang memiliki rekor 37-38, bertarung untuk dua posisi playoff terakhir. Barea memimpin kebangkitan pada kuarter keempat ketika Dallas bangkit dari tertinggal tujuh angka pada awal periode.

Para pemain pelapis mengunci permainan pada kedudukan 86-86 melalui tembakan tiga angka ketika waktu tinggal menyisakan 2,5 menit. Setelah bintang Knicks Carmelo Anthony membawa tim tamu memimpin 89-88 dengan waktu tersisa 1:01, Barea bangkit dengan layup untuk membawa Dallas kembali memimpin.

Anthony gagal memasukkan dua tembakan saat timnya menguasai bola, namun kedua rebound Knicks juga gagal. Anthony, dengan bola berada di belakang tangannya, memutarnya keluar setelah timeout. “Kami benar-benar ingin untuk mendapatkan bola (Anthony) di atas lantai, yang berhasil kami dapatkan,” kata pelatih New York Kurt Rambis.

“Kami mendapatkan bola di tangannya dan ingin berlari sebelum waktu habis dan melepaskan tembakan terakhir. Kami tidak bisa mendapatkan ruang. Kami hanya ingin memberikan peluang bersih kepadanya, namun mereka terperangkap pada pick-and-roll.”

Knicks (30-46) memiliki satu peluang terakhir, namun guard tembakan tiga angka Langston Galloway ketika “buzzer” berbunyi gagal masuk ke dalam ring. New York tidak membantu dirinya sendiri dengan delapan turnover pada kuarter keempat. “Itu telah menjadi kutukan kami sepanjang tahun ketika tim-tim (lain) memberikan tekanan,” kata Rambis.

“Bagian dari hal itu adalah kami tidak terorganisir, maka ketika tekanan muncul, kami tidak tahu di mana rekan-rekan kami berada. Hal itu menciptakan turnover sebagai hasil dari kami tidak mampu mengeksekusi dengan baik.”

Guard Mavs Wesley Matthews mencetak 16 angka, termasuk tujuh angka pada kuarter keempat. Dirk Nowitzki membukukan 11 angka dan kesulitan untuk melepaskan tembakan sepanjang malam, ia hanya mencatatkan 18 keberhasilan dari 23 tembakannya.   Barea memasukkan sepuluh dari 18 tembakan untuk mencetak setidaknya 25 angka untuk ketiga kalinya pada musim ini. Mavs memenangi ketiga pertandingan itu. Ia juga mencatatkan tujuh assist.

Anthony memasukkan 11 dari 22 tembakannya, memimpin perolehan angka dengan 31 angka dan mencatatkan tujuh rebound. Derrick Williams membukukan 15 angka dan delapan rebound saat ia mengisi tempat pemain rookie Kristaps Porzingis (yang menderita cedera bahu kanan).

Porzingis rata-rata membukukan 21 angka pada empat pertandingan sebelumnya, dan ia mencetak 28 angka pada pertemuan melawan Mavericks sebelumnya di musim ini. New York, yang unggul sebanyak 11 angka pada akhir kuarter ketiga, hanya memiliki dua pemain yang membukukan dua dijit.

Dallas mengakhiri laju mengganti tim intinya pada lima pertandingan secara beruntun, tetap mengandalkan unit yang termasuk pemain rookie Justin Anderson dan forward/center tahun kedua Dwight Powell. Anderson memasukkan tujuh angka dan sembilan rebound.   Mavericks menjelang dua pertandingan tandang yang dimulai pada Jumat di Detroit. New York pulang pada Jumat untuk menjamu Brooklyn Nets. (ant)

BAGIKAN