Panen Padi di Depok Capai 2.500 Ton per Tahun

123

BJ Online DEPOK – Meski lahan pertanian kian berkurang di wilayah Kota Depok, Walikota Depok M. Idris Abdul Shomad memastikan produksi padi masih tinggi berkisar antara 2000 – 2500 ton per tahun.

Hal itu dikatakan saat dirinya beserta Wakil Walikota Pradi Supriatna, Dandim 0508, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok melakukan panen raya padi dan belimbing bersama kelompok tani banjaran pucung di lahan milik H. Bonen Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, Kamis (31/3).

Panen padi dan belimbing yang ditanam di atas tanah seluas dua hektar dari 11 hektar ini membuahkan hasil yang memuaskan. Walaupun Depok merupakan daerah perkotaan, namun pertanian Kecamatan Tapos ini mampu menghasilkan varietas padi jenis ciherang dan mekongga.

Idris menghimbau kepada seluruh warga Depok khususnya para petani agar tetap mencintai dan terus melakukan budi daya padi. “Ini merupakan kerjasama dengan dinas agar terstruktur, Tapos memiliki 62 hektar untuk panen padi, ini bukti bahwa petani kita masih eksis dan semangat untuk pertahankan lahan pertanian di perkotaan di Kota Depok,” terang Idris.

Sementara itu, Kepala Distankan Kota Depok Etty Suryahati mengatakan, Kota Depok memiliki 348 hektar yang bisa ditanami padi dan tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Sawangan, Bojongsari, Tapos, Limo, Cipayung, Cilodong serta Pancoran Mas yang merupakan sawah non irigasi.

“Kami memberikan motivasi serta penghargaan kepada petani yang masih mempertahankan budidaya. Lahan ini nantinya akan kita tanam beras hitam sebagai percontohan beras dengan indeks glikemik rendah,” ujar Etty. (jif)

 

BAGIKAN