Polisi Turki Tangkap Tersangka Pelaku Bom Mobil

127

BJ Online DIYARBAKIR – Pihak berwenang Turki pada Sabtu (Minggu WIB) menahan seorang tersangka kunci insiden pemboman yang menewaskan tujuh orang dan melukai 23 orang pada Kamis di bagian tenggara negara itu, menurut sejumlah sumber keamanan. Delapan orang anggota pasukan keamanan tewas pada Sabtu dalam bentrokan terpisah di wilayah dengan penduduk mayoritas Kurdi, mereka melaporkan.

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang memberontak itu mengklaim berada di balik pemboman di Kota Diyarbakir Kamis lalu, satu hari sebelum Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengunjungi kota dan menguraikan rencana untuk mengambil alih dan membangun kembali wilayah bersejarah yang hancur sejak Juli itu.

Sejumlah sumber mengatakan pihak kepolisian menahan seorang pria yang mereka yakini memarkirkan mobil bermuatan bom dan meledakkannya saat sebuah minibus yang mengangkut aparat kepolisian melintasinya di sebuah jalan yang ramai. Pada Jumat, pihak berwenang menahan sembilan orang yang berhubungan dengan insiden bom itu.

Enam aparat kepolisian tewas di kota Nusaybin yang terletak di perbatasan Suriah pada Sabtu setelah terduga para militan PKK meledakkan sebuah bangunan yang mereka periksa, pihak keamanan mengatakan. Empat orang aparat polisi mengalami luka dan sedang menjalani perawatan. Seorang aparat polisi dari sebuah unit tempur juga tewas di Yuksekova yang berada di dekat perbatasan Irak, dimana pasukan keamanan memulai operasi dan memberlakukan jam malam pada 13 Maret lalu. Satu orang tentara tewas di kota Sirnak, pihak militer mengatakan dalam situs resmi mereka.

Wilayah tenggara Turki yang didominasi oleh kalangan Kurdi itu menjadi tempat terjadinya kekerasan terburuk dalam dua dasawarsa sejak pihak PKK mengabaikan gencatan senjata dua tahun pada Juli dan melanjutkan kampanye bersenjatanya untuk menuntut otonomi. Pemerintah mengatakan lebih dari 5.000 orang militan dan hampir 400 orang tentara dan polisi telah tewas. Para partai oposisi memperkirakan bahwa antara 500 hingga 1.000 orang warga sipil juga tewas dalam pertempuran yang ada, yang biasanya terjadi di sejumlah pusat kota yang ramai.

Pada akhir pekan, para militan menggunakan sebuah bom mobil untuk menyerang sebuah pos penjagaan militer dekat kota Kiziltepe di garis depan Suriah. Seorang warga sipil tewas dan 13 lainnya terluka, termasuk tiga orang anak-anak dan dua orang tentara. (ant)