Tangsel Tetapkan PAD Retribusi WNA

184

BJ Online TANGSEL – Tingginya warga ekspatriat yang bekerja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat pemerintah setempat berencana mematok target pendapatan asli daerah dari retribusi‎ warga asing.

Para tenaga asing yang jumlahnya mencapai 980 orang ini setiap bulannya ditarik retribusi sebesar 100 US Dollar atau 1.200 US Dollar per orang. “Kebanyakan dari Asia dan Eropa,” ungkap Sekretaris Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel, Wiwi Martawijaya kemarin. Lebih lanjut Wiwi mengatakan, para tenaga asing ini mayoritas bekerja di sejumlah lembaga pendidikan internasional formal menjadi pengajar.

Dinsosnakertrans Kota Tangsel optimis mencapai target yang ditetapkan Pemkot Tangsel. Di tahun lalu, target retribusi Rp3,5 miliar sudah tercapai. “Izin awal IMTA dari pemerintah pusat. Di daerah perpanjangannya saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi pada dinsosnakertrans Kota Tangsel, Suyatman Ahmad mengatakan, pihaknya gencar menggelar sosialisasi UU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penggunaan Tenaga Kerja.

Dalam peraturan tersebut membahas mengenai pemberi kerja yang mempekerjakan TKA, wajib memiliki izin tertulis dari menteri atau pejabat yang ditunjuk, pemberi kerja perorangan dilarang mempekerjakan TKA, pemberi kerja wajib membayar kompensasi atas setiap tenaga kerja asing yang dipekerjakannya. “Untuk payung hukum Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang Retribusi Daerah,” tutupnya. (nov)

BAGIKAN