IHSG Senin Ditutup Naik Tipis

128

BJ Online JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ditutup menguat tipis sebesar 6,99 poin atau 0,14 persen menjadi 4.850,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,66 poin (0,31 persen) menjadi 842,96. “Harga komoditas minyak mentah dunia yang kembali melemah atau berada di bawah level 40 dolar AS per barel membatasi laju indeks BEI lebih tinggi sehingga hanya menguat tipis,” kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya wijaya di Jakarta, Senin (4/4).

Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Senin (4/4) sore ini berada di level 36,76 dolar AS per barel, menurun 0,03 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 38,79 dolar AS per barel, menguat 0,31 persen. Menurut dia, sentimen di dalam negeri yang masih cukup positif akan menjaga laju indeks BEI untuk bergerak di area positif, pada pekan ini akan dirilis data cadangan devisa Indonesia periode Maret 2016 yang diperkirakan meningkat.

Fundamental ekonomi domestik yang positif juga mendorong pelaku pasar saham asing melakukan aksi beli sehingga turt menopang indeks BEI. Pada awal pekan ini, tercatat pelaku pasar asing membukukan beli bersih atau foreign net buy sebesar Rp282,36 miliar. Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa secara tren teknikal, indeks BEI memasuki fase penguatan, sehingga investor dapat menambah proporsi pada ekuitasnya. “Jika setiap koreksi yang terjadi dapat dijadikan sebagai entry point,” katanya.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 245.453 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,71 miliar lembar saham senilai Rp3,73 triliun. Terdapat 140 saham mengalami kenaikan, sebanyak 167 saham turun, dan 108 saham tidak bergerak.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei turun 40,89 poin (0,25 persen) ke level 16.123,27, indeks Bursa KOSPI menguat 5,40 poin (0,27 persen) ke level 1.978,97, dan Straits Times menguat 16,86 poin (0,60 persen) ke posisi 2.835,35. (ant)

BAGIKAN