BJ Online JAKARTA – PT Jasa Angkasa Semesta, perusahaan “ground handling” bandara membenarkan bahwa personelnya bertugas menarik Pesawat Transnusa ATR 42-600 PK-TNJ yang mengalami tabrakan dengan Pesawat Batik Air PK-LBS Boeing 737-800 NG dengan penerbangan ID 7703 pada Senin (4/4) malam pukul 19.55 WIB.

“Pihak yang tengah menarik pesawat Transnusa adalah PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS), yaitu perusahaan ‘ground handling’ yang menangani Transnusa,” kata Head of Corporate Secretary and Legal PT JAS Yoyok Priyowiwoho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Yoyok mengatakan saat ini pihaknya menyerahkan proses investigasi kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang.  “Akar penyebab terjadi kecelakaan ini belum dapat disimpulkan,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan tunduk pada hasil investigasi dan rekomendasi yang dihasilkan dalam proses tersebut.  Yoyok mengaku perusahaan tersebut telah memperoleh sertifikasi Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) untuk Safety Audit for Ground Operation (Isago).

“Kami senantiasa berupaya untuk tunduk dan patuh pada setiap aturan operasional yang berlaku dalam lingkup domestik maupun internasional,” katanya.

Yoyok turut prihatin atas terjadinya insiden penerbangan tersebut dan akan menghormati serta bertanggung jawa atas rekomendasi kesimpulan tim investigasi serta ketetapan pihak regulator.  “Kami juga akan meningkatkan sistem prosedur, sehingga peristiwa yang sama dapat dihindari di masa mendatang,” katanya. (ant)

BAGIKAN