UMKM di Depok Kembangkan Usaha dengan e-commerce

644

BJ Online DEPOK – Sedikitnya 60 peserta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan komunitas bisnis di Kota Depok mengikuti Pelatihan hukum bisnis dan e-commerce, Selasa (5/4). Kegiatan tersebut difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Koperasi UMKM dan Pasar (DKUP) di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok.

Kepala Dinas Koperasi UMKM (DKUMKM) Provinsi Jawa Barat, Dudi Abdurachim, menilai, pelatihan yang memakan waktu selama 3 hari, hingga 8 April mendatang, bertujuan mengembangkan pemasaran produk unggulan agar bisa tembus ke pasar luar negeri. Sebab bisnis digital atau e-commerce merupakan cara mujarab yang dapat dilakukan mendukung UMKM dalam melakukan promosi dan penjualan melalui aplikasi mobile.

“Kini, untuk membuat aplikasi tersebut tidak harus melulu dengan harga mahal. Melalui pelatihan yang digawangi Balai Latihan Koperasi (Balatkop) Provinsi Jawa Barat, pelaku UMKM di Kota Depok mampu membangun web sendiri, serta mempromosikan produknya secara efektif melalui online,” ujar Dudi, Selasa (5/4).

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat ini menambahkan, pelatihan tersebut juga untuk kelas hukum bisnis, para peserta diharapkan mengidentifikasi perijinan yang wajib dimiliki, serta agar para pelaku UMKM di Kota Depok dapat membuat sendiri kontrak bisnis guna pengembangan usahanya.

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau Information Communication Technology (ICT) saat ini juga dapat mendongkrak mutu, dan pelayanan agar semakin terjamin.

“Konvergen media berarti melakukan berbagai hal menggunakan satu alat media yang mendukung terhadap peningkatan mutu dan kualitas produk dari UMKM. Pelaku UMKM harus jeli melihat hal tersebut,” ujarnya

Depok dinilainya juga memiliki potensi yang besar dalam mewujudkan Kota Depok menjadi Kota Kreatif. Sehingga jika dilihat dari gaya aktivitas masa kini, rata-rata menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Maka, pelaku UMKM harus diberikan pemahaman mengenai aturan atau regulasi sehingga menciptakan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang tepat guna.

“Syarat untuk menjadi Kota Kreatif adalah adanya Perguruan Tinggi di dalam kota tersebut, apalagi Perguruan Tinggi tersebut bergerak di bidang IT,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DKUP Kota Depok, Achmad Kafrawi, menyambut baik pelatihan yang digelar oleh DKUMKM Jawa Barat. Ia meminta kepada para peserta yang mengikuti pelatihan agar menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber untuk lebih memantapkan ilmu bisnis yang dipunya.

“Pelatihan ini tidak semua bisa mendapatkannya, untuk itu seraplah ilmu dari para narasumber untuk membesarkan usaha yang saat ini saudara-saudara miliki sehingga bisa lebih meluaskan pemasaran serta meningkatkan omset,” kata Kafrawi. (jif)

BAGIKAN