BJ Online TANGSEL – Memancing di kolam pemancingan ikan itu sudah hal biasa. Namun jika memancing di alam liar seperti danau, situ dan juga sungai merupakan satu keasyikan dan tantangan tersendiri bagi penghobi mancing. Seperti aktivitas yang terlihat di situ Tujuh Muara, Pkota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Lebih menantang memancing di sini daripada di tempat pemancingan buatan,” ungkap salah seorang pemancing, Irfan, Rabu (6/4).

Menurut Irfan ada banyak ragam ikan yang bisa dipancing di Situ Tujuh Muara ini. Mulai dari Ikan Mujair, Nila, Patin, Gurame, Gabus, Ikan Mas sampai udang lobster pun bisa dipancing di Situ ini. “Ikannya banyak. Mulai dari yang kecil sampai yang besar,” imbuhnya.

Dari pantauan di Situ Tujuh Muara Pamulang atau yang sering disebut Situ Ciledug, memang banyak berjejer pengguna jalan yang sengaja berteduh di pinggir situ untuk merasakan udara sejuk sekitar situ atau menyaksikan pemancing di pinggir Jalan Raya Ismaya.

Tak hanya penghobi, Situ ini juga menjadi lahan untuk mencari rezeki bagi segelintir warga sekitar. Mulai dari keong tutut, udang air tawar pun dicari warga sekitar untuk dijual. Namun sayang, keindahan Situ ini sedikit terganggu dengan adanya keramba-keramba liar yang berisi ikan peliharan milik warga sekitar. Padahal, situ merupakan kawasan yang tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Tentu saja keberadaan keramba tersebut bisa dibilang ilegal.

Keberadaan situ ini perlu dijaga. Baik oleh masyarakat ataupun oleh pemerintah. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menjaga ekosistem di lingkungan tetap seimbang atau tetap menjadi daerah resapan air yang baik bagi Kota Tangsel. (nov)

BAGIKAN