Sentimen Domestik Dukung Laju Rupiah

128

BJ Online JAKARTA РSentimen domestik mendukung laju mata uang rupiah terhadap dolar AS. Data cadangan devisa Indonesia periode Maret yang dirilis naik menjadi salah satu sentimen positif nilai tukar rupiah ditutup menguat, Kamis (7/4). Rupiah menguat 41 poin menjadi Rp13.186 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.227 per dolar AS.

Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2016 sebesar 107,5 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2016 sebesar 104,5 miliar dolar AS. Ia mengharapkan bahwa investasi dapat meningkat pada tahun ini sejalan dengan rangkaian paket kebijakan pemerintah, termasuk berbagai deregulasi yang mendukung iklim investasi. Dengan begitu, cadangan devisa diperkirakan turut naik ke depannya.

Laju harga minyak mentah dunia yang kembali menguat menuju level 40 dolar AS per barel menambah sentimen positif mata uang domestik terhadap dolar AS. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (7/4) sore ini, berada di level 37,78 dolar AS per barel, naik 0,08 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 39,98 dolar AS per barel, menguat 0,35 persen.

Direktur Eksekutif Bank Indonesia Tirta Segara menilai, peningkatan cadangan devisa terutama berasal dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah dan lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas, yang jauh melampaui kebutuhan devisa antara lain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ia menambahkan bahwa posisi cadangan devisa per akhir Maret 2016 itu cukup untuk membiayai 8,0 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (7/4) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi Rp13.197 dibandingkan Rabu (6/4) Rp13.223. (ant)