Mandiri Bantu Sertifikasi Lahan Debitur di Brebes

141

BJ Online BREBES – Bank Mandiri membantu proses sertifikasi lahan agunan milik 12 debitur usaha mikro dari total potensi 321 debitur di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk meningkatkan kapasitas debitur dalam pengembangan usaha dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Brebes, Senin, mengatakan dukungan itu merupakan pelaksanaan kerja sama perseroan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terkait sertifikasi lahan pertanian dan perkebunan.

“Aset yang telah memperoleh sertifikat tentu memiliki valuasi yang lebih baik sehingga dapat dikapitalisasi pada kemudian hari untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam pengembangan usaha,” kata Kartika di sela-sela acara peluncuran sinergi aksi untuk ekonomi rakyat.

Dalam acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut, tiga debitur mikro Mandiri yang juga merupakan petani bawang setempat menerima sertifikat hak milik atas lahan yang telah diagunkan ke Bank Mandiri. Kartika menambahkan, pihaknya akan terus mendukung pengembangan pelaku usaha mikro di daerah mengingat sektor ini merupakan salah satu pilar penopang kesinambungan ekonomi Indonesia.

Langkah itu, misalnya, direalisasikan dengan penyaluran kredit mikro yang telah mencapai Rp138 miliar di Kabupaten Brebes kepada 3.343 debitur hingga Maret 2016. Selain kredit mikro, perseroan juga menyalurkan pembiayaan berskema khusus, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Brebes dengan realisasi penyaluran sebesar Rp7,357 miliar kepada 176 debitur yang berasal dari sektor perdagangan dan jasa.

“Penyaluran KUR dengan bunga sembilan persen ini akan menjadi insentif yang solutif bagi para pelaku usaha karena dapat menjadi sumber pembiayaan yang relatif murah dan aman,” tambah Kartika.

Secara nasional, penyaluran KUR Bank Mandiri pada periode Januari-Maret 2016 telah mencapai Rp3,659 triliun kepada 78.678 debitur baru atau sekitar 28 persen dari target penyaluran tahun ini.  Dari nilai tersebut, KUR sebesar Rp2,751 triliun diteruskan ke sektor ritel, sedangkan KUR Rp908 miliar disalurkan kepada sektor mikro.

Sedangkan, target penyaluran KUR pada tahun 2016 adalah Rp13 triliun termasuk diantaranya Rp6,5 triliun untuk KUR Ritel, Rp6 triliun untuk KUR Mikro serta Rp500 miliar diberikan untuk KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI). (ant)

BAGIKAN