BJ Online AMMAN – Menteri Luar Negeri Palestina, Riad Al Maliki mengatakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh tentara Israel di Palestina masih terjadi setiap hari, demikian pernyataan pers dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Jordan, Senin (11/4).

Menteri Al Maliki menyampaikan hal tersebut kepada Komisioner Hak Asasi Manusia, Organisasi Kerja Sama Islam (HAM-OKI), atau  Independent Permanent Human Rights Commission – the Organization of Islamic Cooperation (IPHRC-OIC) yang mengunjungi Palestina pada 6-10 April 2016.

Al Maliki menjelaskan pelanggaran oleh tentara Israel terhadap warga Palestina dalam bentuk perampasan hak properti, dan penghinaan tempat suci, baik tempat suci agama Islam maupun Kristen. Menurut dia, saat ini masalah yang sangat memerlukan perhatian dari negara-negara OKI adalah tindakan yang dilakukan oleh Israel untuk “me-Yahudi-kan” secara sistematis Kota Suci Yerusalem untuk melenyapkan identitas Arab dan Islam.

Tentara Israel juga mempersempit dan melakukan pembatasan terhadap warga Palestina dengan menggusur mereka dari kota suci dan akhirnya memperkuat kehadiran Yahudi di sana. Selain itu, pemukim Yahudi, di bawah perlindungan otoritas Israel, terus menggempur Masjid Al Aqsa.  Menlu Maliki juga memberikan penjelasan tentang kejahatan otoritas Israel di Jalur Gaza.

Komisi HAM-OKI terdiri atas lima orang komisioner dari Sudan, Burkina Faso, Turki, Maroko, dan Indonesia. Kunjungan ke Palestina tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan situasi keamanan, serta mengamati berbagai isu yang berkaitan dengan HAM, hak perempuan dan anak, hak pembangunan, dan isu Islamophobia.

Delegasi melihat situasi tragis rakyat Palestina yang disebabkan karena pendudukan berkelanjutan Israel.  Menlu Al Maliki menyampaikan bahwa Palestina saat ini sedang memasuki babak selanjutnya dalam negosiasi politik secara internasional, termasuk tuntutan kepada Pengadilan Kejahatan Internasional, atau ICC (International Criminal Court).  Al Maliki memuji upaya Sekretaris Jenderal OKI, Dr. Iyad Madani, dalam mendukung perjuangan Palestina dan membuka kantor perwakilan OKI di Palestina. (ant)