BJ Online JAKARTA – Sebanyak 12 negara dipastikan hadir pada South East ASEAN Regional Anti-Doping Organization (SEARADO) dan Doping Control Officer (DCO) Internasional Meeting, untuk membahas perkembangan doping yang kerap terjadi di dunia olahraga.

Perhelatan yang akan digelar pada 16-18 April 2016 di Hotel Peninsula Jakarta nanti, rencananya hadir dari perwakilan negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Myanmar, Filipina, Kamboja, Jepang (RADO) dan Kanada (World Anti-Doping Agency–WADA).

Menurut Wakil Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), M Yusuf, perhelatan ini akan membahas perkembangan dunia olahraga modern dan isu-isu lainnya di tengah maraknya penemuan berbagai cara penggunaan doping dalam meningkatkan performa seorang olahragawan.

“Sedikitnya even kali ini akan diikuti oleh sedikitnya 30 DCO. Dan hal ini kesempatan baik bagi Indonesia yang diwakili LADI melalui kelembagaan dan sumber daya manusia,” ucap Yusuf kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/4).

Gerakan anti doping telah menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasan ini, dengan maraknya penemuan berbagai cara penggunaan doping dalam meningkatkan performa seorang olahragawan.

“Kami berharap SEARADO Board Member Meeting dan DCO training kali ini akan melahirkan hasil yang optimal dalam upaya memajukan olahraga internasional bebas doping,” tambah Yusuf.

Melalui kegiatan ini, LIDI menilai bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga DCO, yang sangat bermanfaat guna menghadapi multi event nasional, maupun internasional, seperti PON di Jabar, SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 nanti.

“Melalui perhelatan ini akan menjadi garda terdepan dalam rangka penegakan aturan anti-doping guna menghadapi multi event. Dan melalui DCO training akan melahirkan hasil yang optimal dalam upaya memajukan olahraga internasional yang bebas doping,” kata Ketua Panitia, Syukron Jamal. (pts)

BAGIKAN