BJ Online JAKARTA – IHSG BEI Kamis ditutup melemah sebesar 38,16 poin atau 0,79 persen menjadi 4.814,84 di tengah antisipasi investor terhadap data neraca perdagangan. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 7,90 poin (0,95 persen) menjadi 835,99.

“IHSG kembali berada di area konsolidasi seraya menanti rilis data ekonomi domestik pada besok (Jumat, 16/4) yakni neraca perdagangan Indonesia,” kata nalis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis (14/4).

Jika data neraca perdagangan itu membukukan hasil positif indeks BEI berpotensi bergerak ke level psikologis batas atas ke 4.881 poin pada perdagangan selanjutnya. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menambahkan bahwa melemhanya harga minyak mentah dunia membuat pelaku pasar saham, terutama asing cenderung melakukan aksi ambil untung meski masih dalam volume yang moderate.

“Investor asing melakukan aksi jual dengan catatan ‘net sell’ sebesar Rp199,2 miliar pada Kamis (14/4) ini,” katanya.

Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 295.518 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 5,55 miliar lembar saham senilai Rp6,55 triliun. Terdapat 109 saham mengalami kenaikan, sebanyak 169 saham turun, dan 98 saham tidak bergerak.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 189,96 poin (0,90 persen) ke level 21.348,67, indeks Nikkei naik 529,83 poin (3,23 persen) ke level 16.911,05, dan Straits Times menguat 23,52 poin (0,81 persen) ke posisi 2.913,93. (ant)

BAGIKAN