Di Depok, Generasi Muda Rawan Terlibat Penggunaan Narkoba

286

BJ Online DEPOK – Angka penyalahgunaan narkoba di Depok, diketahui masih sangat tinggi. Sepanjang tahun 2016, angka penyalahgunaan narkoba di Depok mencapai 105 dengan mayoritas kasus penyalahgunaan ganja dan sabu.

Kepala Satuan Narkoba Polisi Resort Kota Depok, Kompol Putu Kholis Aryana menuturkan, mayoritas pelaku penyalahgunaan narkoba pada usia produktif. Kisaran pelaku penyalahgunaan narkoba rata-rata berusia 20-30 tahun. “Angka penyalahgunaan narkoba di Depok termasuk tinggi. Para pelaku rata-rata berusia 20-30 tahun,” ujar Kompol Putu, Kamis (14/4).

Lebih lanjut, Kompol Putu menambahkan, angka pertumbuhan penduduk yang cepat dan tingkat ekonomi yang tinggi menjadi penyebab tingginya angka penyalahgunaan narkoba.

Dari pengungkapan kepolisian, beberapa tempat seperti Pancoran Mas, Sukmajaya, Beji, dan Limo menjadi wilayah rawan penyalahgunaan narkoba.

“Karena itu, Kota Depok perlu memberi perhatian khusus tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” ucap Kompol Putu.

Berdasarkan data kepolisian, selama ini belum ada indikasi Kota Depok dijadikan tempat produksi narkoba. Namun pihak kepolisian mengaku masih menyelidiki kemungkinan tersebut.

“Masih tetap kita selidiki apakah di Kota Depok ada indikasi sebagai tempat produksi narkoba. Hanya saat ini Kota Depok dijadikan tempat tujuan penjualan narkoba,” kata Kompol Putu.

Komitmen tegas sendiri ditunjukkan Polresta Depok terhadap tindak penyalahgunaan narkoba. Sebanyak 117 anggota dilakukan tes urin dengan melibatkan tim kesehatan lapangan dan DVI Mabes Polri di pelataran Mapolresta Depok, Rabu (13/4). “Seluruh anggota kepolisian setelah mengikuti apel, langsung di tes urin. Jangan sampai dilingkungan sendiri tidak bersih pada penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi Dwiyono.

Pelaksanaan tes urin sendiri dilakukan secara mendadak. Rencananya tes urin akan dilakukan secara periodik dan menyeluruh pada jajaran Polresta Depok. “Setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif penyalahgunaan narkoba. Kalau nanti ada yang terbukti, kita tindak sesuai aturan,” tukas Kombes Pol Dwiyono. (jif)