BJ Online TANGSEL – Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementrian Perdagangan, Kamis (14/4) melakukan inspeksi mendadak terhadap gudang besi baja di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam sidak tersebut, 50 ribu besi baja ditahan peredaran dagangnya sementara waktu.

“Sebanyak 50 ribu besi baja terpaksa kami tahan,” ungkap Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma.

Penahanan tersebut lantaran diduga tak sesuai dengan aturan. “Besi baja tersebut kami duga menyalahi aturan SNI,” imbuhnya.

Guna memastikan kecurigaan itu, kemendag baru akan melakukan uji kelayakan baja di Laboratorium terlebih dahulu.

Diakui Syahrul, puluhan ribu baja tersebut merupakan pabrikan Cina yang beroperasi di Indonesia. “Pabrikan Cina, yang ada di Serang, Cilegon, Bekasi dan Balaraja,” pungkasnya. (nov)

BAGIKAN