BJ Online TANGSEL – Memperingati hari Air Sedunia ke-24, Jumat (15/4) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menggalakkan program bersih saluran lingkungan. Dalam program tersebut sekaligus dibagikan bantuan perangkat bersih-bersih saluran secara simbolis kepada tujuh Camat.

“Program ini sudah digulirkan sejak 2015 lalu dan sempat dibuatkan lomba juga. Ini efektif untuk mencegah terjadinya banjir, karena selama ini genangan banyak disebabkan oleh drainase yang tersumbat,” ungkap Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel, Retno Prawati di Tandon Ciater, Serpong.

Di lokasi yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan untuk mengatasi banjir Pemkot Tangsel tidak dapat melakukannya sendiri. Kata dia, perlu koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk daerah tetangga seperti Kabupaten Bogor, DKI Jakarta, Kota Tangerang maupun Kabupaten Tangerang.

“Untuk kebersihan drainase, kita libatkan masyarakat. Karena tanpa adanya kontribusi dari masyarakat, program-program yang digagas tidak akan berjalan. Kita juga edukasi masyarakat agar lebih menjaga drainase di lingkungan mereka sendiri,” imbuhnya.

Airin menambahkan, dinamika pembangunan di Kota Tangsel berkembang cepat dan kompleks. Selama perjalannya, ada saja kendala yang dihadapi, seperti banjir dan lainnya. Hal ini diakuinya membutuhkan keseriusan Pemkot Tangsel untuk segera menanganinya.

“Kita berupaya berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, berupa perbaikan saluran terpadu, penanganan blok banjir, penanganan tujuh situ dan lainnya. Itu masuk dalam program lima tahun mendatang,” katanya.

Peringatan Hari Air Sedunia tingkat Kota Tangsel ini juga dimeriahkan Lomba Mewarnai tingkat TK, Lomba Gambar tingkat SD, Lomba Pidato siswa SMP dan SMA, serta pameran dunia usaha dan instansi. (nov)

BAGIKAN