BJ Online MEDAN – PT Railink optimist bisa memulai operasional kereta api Bandara Soekarno Hatta (Soetta) lebih cepat dari keinginan pemerintah paling lama di semester I 2017. “Mudah-mudahan kereta Railink di Soetta bisa selesai dan operasional sebelum bulan Juni 2017,” ujar Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto di Medan, Senin (18/4).

Pengerjaan proyek untuk kereta api di Soetta itu sedang dalam  pengerjaan. Untuk di kawasan bandara misalnya pengerjaan sudah rampung 30 -40 persen. “Pengerjaan proyek di luar bandara juga terus meningkat. Jadi diyakini proyek bisa selesai lebih cepat dari pesan Presiden Joko Wdodo yakni paling lambat semester satu 2017,” ujar  Heru.

Dia menegaskan, untuk di Soetta, Railink  menggunakan teknologi dan kereta api dari Swedia.  Kapasitas yang disiapkan untuk kereta api bandara di Jakarta itu sekitar 33.700 kursi.

Adapun tingkat isian penumpang kereta Railink Bandara Soetta itu bisa lebih cepat meningkat dibanding Bandara Kualanamu yang gaya hidupnya masih suka diantar -jemput. Railink menargetkan isian penumpang di Soetta sudah langsung bisa 60 persen. “Setelah Medan dan Jakarta, akan ada Railink lagi di sejumlah bandara seperti yang sedang dalam rencana yakni di Palembang, Padang dan Yogyakarta,” katanya. (ant)