Turunnya Harga Minyak Dunia jadi Kekhawatiran Investor

117

BJ Online JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (18/4) dibuka turun sebesar 10,99 poin seiring dengan kekhawatiran investor terhadap harga minyak mentah dunia yang kembali turun. IHSG BEI melemah sebesar 10,99 poin atau 0,23 persen menjadi 4.812,58. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 0,59 persen menjadi 829,68.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Senin mengatakan bahwa indeks BEI melemah seiring dengan bursa saham eksternal menyusul pertemuan produsen minyak yang tergabung dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan non OPEC gagal mencapai kesepakatan.

“Pejabat bank sentral global sedang mencemaskan ekonomi dunia, di mana harga komoditas dan harga minyak dunia cenderung menurun, situasi itu memicu investor melakukan aksi lepas saham,” katanya.

Terpantau harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Senin pagi ini, berada di level 38,42 dolar AS per barel, turun 4,81 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 41,13 dolar AS per barel, melemah 4,13 persen.

Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi global tersebut juga membuat lembaga dana moneter internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 3,2 persen dari sebelumnya 3,4 persen.

NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa perubahan kebijakan bunga acuan dari sebelumnya menggunakan “BI Rate” menjadi “BI 7 Days Repo Rate”, diharapkan direspon positif oleh pelaku pasar saham.

“Persepsi yang salah terhadap kebijakan itu telah membawa saham-saham perbankan ke area negatif,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 207,39 poin (0,97 persen) ke level 21.109,08, indeks Nikkei turun 505,39 poin (3,00 persen) ke level 16.342,71, dan Straits Times melemah 21,79 poin (0,71 persen) ke posisi 2.903,16. (ant)

BAGIKAN