Dua PSK di Sukabumi Positif HIV

238

“Kedua PSK yang positif HIV itu bukan asli warga Kota Sukabumi”


BJ Online SUKABUMI – Hasil pemeriksaan terhadap puluhan wanita pekerja seks komersil (PSK) yang dilakukan petugas gabungan di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, dua PSK dinyatakan positif HIV. “Kedua PSK yang positif HIV itu langsung kami berikan pembinaan agar tidak lagi melakukan aktifitasnya, karena khawatir menularkan virusnya kepada orang lain khususnya pelanggannya,” kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Antara di Sukabumi, Selasa (19/4).

Kedua PSK yang positif HIV itu bukan asli warga Kota Sukabumi, tapi mereka adalah pendatang yang mencari penghidupan di daerah berjuluk Kota Mochi ini. Selain itu, kata Fahmi, pihaknya juga masih mencari tahu sudah berapa lama kedua wanita itu berprofesi sebagai PSK, karena yang dikhawatirkan pihaknya, pelanggan atau pemakai jasa mereka ikut tertular penyakit yang belum ada obatnya tersebut.

Keduanya juga saat ini sudah dalam pengawasan pihaknya dan mendapatkan terapi atau pengobatan ARV agar virus HIV yang berada di dalam tubuh mereka tidak terus berkembang. “Salah satu komunitas kunci atau paling rawan penyebaran HIV adalah PSK, maka dari itu selain melakukan razia kami pun kerap memberikan penyuluhan terhadap komunitas kunci agar tidak melakukan seks bebas,” tambahnya.

Hingga 2015 ada lebih dari 900 orang positif HIV dan berdasarkan data beberapa tahun terakhir, kebanyakan mereka yang positif HIV adalah kaum wanita, bahkan jumlah ibu rumah tangga maupun ibu hamil yang tertular HIV.

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan kaum wanita rawan tertular HIV, seperti pernah menjadi PSK, tertular dari suaminya yang merupakan pengguna narkoba suntik dan lain-lain. “Maka dari itu, kunci utama agar tidak tertular HIV yakni selalu setia terhadap pasangan, jauhi narkoba dan yang paling utama selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sukabumi. (ant)