Napi DKI akan Dipindahkan ke Depok

715

BJ Online DEPOK – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) lakukan kunjungan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B yang terletak di Cilodong, Depok. Kunjungan tersebut dilakukan terkait adanya Rutan di DKI Jakarta yang sudah melebihi kapasitas.

Dalam kunjungannya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menilai beberapa aspek dari Rutan yang dikunjungi diantaranya terkait fasilitas dan tenaga pegawai yang ada. Hal tersebut akan dijadikan pertimbangan dalam menentukan kesiapan Rutan guna menampung beberapa tahanan atau Narapidana (Napi) dari wilayah Jabodetabek yang akan dipindahkan ke Rutan Depok.

“Kami sedang menjajaki kemungkinan Napi yang berasal dari wilayah Jabodetabek untuk dipindah ke Rutan yang ada di Cilodong, Depok ini,” ujar Yasoana, Selasa (19/4).

Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan bahwa Rutan di Cilodong ini merupakan Rutan percontohan tahap II, apabila dinilai dari segi struktur bangunan, fasilitas dan pengamanan.

“Kami harap Rutan ini akan mampu menjadi tempat peralihan bagi Rutan yang sudah penuh dalam tingkat nasional khususnya Jabodetabek,” pungkas Idris.

Ia juga menerangkan untuk jumlah penghuni tahanan di Rutan Depok ada sekitar 30 tahanan yang belum dapat vonis dan 100 Napi atau yang sudah vonis, sedang di Rutan Cilodong, kapasitas sekitar 1.150 napi.

Dirinya mengaku, pihaknya akan melakukan kerjasama mengenai pembangunan mental dan rohani untuk para penghuni Rutan. “Pemerintah sudah memproses perizinan mengenai kerjasama dengan pengelola Rutan untuk melakukan bimbingan bagi mental para tahanan dan Napi di Rutan Depok ini,” ujarnya. (jif)

BAGIKAN