PSSI Tak akan Selenggarakan KLB

122

BJ Online JAKARTA – PSSI bergerak cepat mengantisipasi isu menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), sebagai imbas dari konflik PSSI dengan Kemenpora sejak setahun lalu.

Ketegasan ini tercermin dalam pidato tertulis Ketum PSSI La Nyalla Mattalitti yang dibacakan Waketum PSSI Hinca Pandjaitan karena sedang bersembunyi si luar negeri setelah dinyatakan tersangka Kejaksaan Tinggi Jawa Timur saat PSSI merayakan ulang tahun ke-86 di sentelban SUGBK Senayan, Jakarta Pusat.

“Sekali lagi saya tegaskan, PSSI kembali normal bukan ditempuh dengan KLB. Tetapi ditempuh dengan cara pemerintah mencabut SK Pembekuan PSSI. Pemerintah mentaati dan menjalankan keputusan hukum yang telah memerintahkan SK Pembekuan dicabut,” tutur La Nyalla.

Reformasi PSSI akan tetap berjalan, bahkan FIFA dan AFC sudah mengakomodasi keinginan pemerintah untuk membenahi apa yang kurang dari PSSI melalui komite ad-hoc reformasi PSSI. “Kami siap bekerjasama dengan pemerintah seperti yang dilakukan federasi sepak bola di negara-negara lain,” lanjutnya.

Penolakan untuk menggelar KLB ini sekaligus menegaskan Exco diketuai Ketum PSSI, dan menugaskan wakil ketua umum Saudara Hinca Pandjaitan dan Erwin Dwi Budiawan menjalankan tugas dan fungsi saya di PSSI.

“Jika PSSI kukuh pada sikap menjaga kedaulatan organisasinya, itu adalah wujud nyata dari bentuk ketaatan pada aturan. Karena itu, saya bersurat kepada FIFA dan AFC, sesuai statuta PSSI pasal 39 ayat 6, saya menugaskan wakil ketua umum Saudara Hinca Pandjaitan dan saudara Erwin Dwi Budiawan menjalankan tugas dan fungsi saya di PSSI, selama saya masih belum bisa aktif,” paparnya. (pts)

BAGIKAN