BJ Online TANGSEL – Luas lahan Situ Ciledug, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang sempat menyusut, kini telah mengalami perkembangan cukup signifikan. Hal ini dikarenakan program revitalisasi situ yang dilakukan Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU dan PR).

“Awalnya total luas lahan 31 hektare. Kini setelah area lahan Situ Ciledug direvitalisasi persentase luasnya sudah mencapai 78 persen. Sekarang luasnya sudah mencapai 25 hektare, setelah sebelumnya berkurang jauh. Kalau tidak salah sisa 16 hektare saja,” ungkap Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Tengku Iskandar, Selasa (19/4).

Luas lahan konservasi dan daerah resapan air di 14 kabupaten/kota wilayah kerjanya menyusut lantaran banyak dicaplok oleh oknum masyarakat dan pengembang usaha. Meski begitu ia menganggap sah-sah saja bila ada pihak individu ataupun industri mengantongi sertifikat kepemilikan lahan di area situ.

Tapi pemanfaatan dan pengendalian lahan situ-situ dan daerah aliran sungai diatur langsung oleh pemerintah daerah. “Contohnya, pengembang punya lahan seluas 1.000 hektare, maksimal yang boleh dibangun hanya sekitar 700 hektare,” imbuhnya.

Ketentuan di atas bisa diatur dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur (Pergub) ataupun Peraturan Walikota/Bupati.‎ Tergantung dari regulasi tentang pemanfaatan lahan. ‎”Jadi silahkan kepada masing-masing pemerintah daerah di provinsi dan kabupaten/kota membuat skenario regulasi daerah. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi situ-situ seperti sebelumnya sebagai daerah resapan air dan lahan konservasi,” pungkasnya. (nov)

BAGIKAN