BJ Online TANGSEL – Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyi mengapresiasi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) perihal pendapatan pada bidang Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Ferry mengatakan, Tangsel masuk dalam dua besar pendapatan terbesar se-Indonesia, setelah Jakarta Selatan. “Harga tanah di Tangerang Selatan ini cukup fantastis. Hampir dua hari sekali bisa terus ada perubahan,” ungkapnya, Kamis (21/4).

Kota Tangsel merupakan penyumbang terbesar dalam pembayaran BPHTB, terkait pemasukan masyarakat melalui akta jual beli, hibah, warisan, tukar menukar, dan lain-lainnya. Dengan nilai transaksi lebih dari Rp 688 miliar dalam setahun. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk kerjasama karena DPPKAD dan BPN telah menjadi mitra IPPAT dalam transaksi jual beli yang terjadi di Tangsel.

Sementara itu, Kepala BPN Tangsel Alen Saputra mengatakan Tangsel harus bangga karena mendapat penghargaan sebagai kota dengan pemasukan pendapatan pada sektor BPHTB terbesar kedua se-Indonesia. “Kita harus bangga, karena ini penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan di Tangsel, semoga pelayanan kami lebih maksimal,” pungkasnya. (nov)

BAGIKAN