Modal Ventura Alternatif Pembiayaan Usaha Rintisan

127

BJ Online JAKARTA – Pemimpin Infobank Institute, Eko B Supriyanto mengatakan modal ventura bisa dijadikan alternatif pembiayaan untuk mendukung usaha rintisan atau start up company dan industri kreatif. Menurutnya, maraknya pendirian perusahaan rintisan dan industri kreatif saat ini ternyata belum mampu menarik minat perbankan untuk memberikan pembiayaan.

“Dua sektor usaha yang menyerap tenaga kerja cukup banyak ini dinilai masih belum bankable dan memiliki risiko kredit tinggi,” kata Eko di Jakarta, Kamis (21/4).

Karena itu, perlu dipikirkan sumber pembiayaan lain agar usaha rintisan dan industri kreatif ke depan dapat berkembang. Lebih lanjut, ia mengatakan untuk meminimalisasi risiko kredit, kehadiran perusahaan penjamin kredit sangat diperlukan. “Dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian atau prudential banking, pembiayaan modal ventura akan semakin terjaga dengan hadirnya perusahaan penjamin kredir sebagai bumper jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebagai bagian dari risiko kredit,” tuturnya.

Hal tersebut, juga diamini oleh Direktur Utama Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Diding S Anwar, menurutnya perusahaan penjaminan berperan sebagai pihak pemberi garansi kredit sehingga modal ventura yang disalurkan ke start up company dan industri kreatif terjaga keamanannya. Oleh karena itu, kata Diding, apabila terjadi risiko kredit, perusahaan penjaminan langsung turun tangan untuk melindunginya. “Jika perusahaan modal ventura melihat start up company dan industri kreatif memiliki risiko tinggi untuk diberi kredit, industri penjaminan siap mengambil alih risiko kredit tersebut,” ucap Diding. (ant)