PKPU Berangkatkan Tim Misi Kemanusiaan ke Myanmar

42

BJ Online JAKARTA – South East Asia Humanitarian Committee (SEAHUM) bersama Aliansi Lembaga Kemanusiaan Indonesia menggelar konferensi pers dan pernyataan sikap “Aliansi Kemanusiaan Indonesia Bersatu Untuk Rohingya” di Jakarta Pusat, Rabu (23/11).

Konferensi pers ini diikuti Lembaga Kemanusiaan seperti PKPU dan lebih dari 20 lembaga kemanusiaan yang ikut bergabung dalam gerakan membantu Rohingya, seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat , Aksi Cepat Tanggap, SNH Advocacy Centre, Jakarta Amanah, Bulan Sabit Merah Indonesia Jakarta Raya, Yayasan Dana Sosial al-Falah, BAZNAS, Lazis Amaliah Astra, Yayasan Indonesia Tangguh, Inkosina Care, Baitul Maal Hidayatullah, FOZ wilayah DKI Jakarta, PAHAM Indonesia, Mandiri Amal Insani Foundation, LAZNAS BSM dan LAZIS Dewan Da’wah.

Menurut rilis yang dikeluarkan Human Rights Watch pada 21 November 2016, tak kurang dari 1,250 rumah penduduk hancur semenjak konflik ini meledak pada 10 November 2016 lalu. Foto citra satelit dengan jelas menunjukkan 255 rumah hancur di desa Yae Khat Chaung Gwa Son, 265 rumah di Dar Gyi Zar, 220 rumah di Wa Peik, dan lain sebagainya. “Perempuan dan anak-anak sangat rentan menjadi korban. Misi kemanusiaan untuk Rohingya perlu segera dilakukan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan di Asia Tenggara,” tegas drg. Imam Rullyawan selaku Presiden SEAHUM.

SEAHUM bersama Aliansi Lembaga Kemanusiaan dalam merespon perkembangan di Myanmar akan melakukan langkah-langkah, bersama Aliansi Lembaga Kemanusiaan Indonesia Untuk Rohingya, melakukan penyampaian pendapat massal di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta pada 25 November 2016. Selain itu, mereka juga melakukan misi Humanitarian Flotilla for Rohingya untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan dan kesehatan ke titik-titik konflik di negara Myanmar dan melakukan langkah-langkah advokasi dan aliansi dengan pelbagai pihak seperti pemerintah Indonesia, Sekretariat ASEAN, AICHR (Asean Intergovernmental Committee for Human Rights), UNHCR, IOM, ICRC, WFP, dan lain sebagainya.

Sebagai langkah nyata dari pernyataan sikap SEAHUM bersama Aliansi Lembaga Kemanusiaan Indonesia ini, PKPU memberangkatkan dua orang timnya untuk menjalankan misi kemanusiaan ke Myanmar. Tim tersebut akan diberangkatkan pada Rabu (23/11) malam.

PKPU sebagai Lembaga Kemanusiaan berkomitmen untuk terus melakukan misi kemanusiaan ke daerah-daerah yang membutuhkan, termasuk Rohingya. Sejak 2012, pada fase konflik pertama, PKPU telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada penduduk Rohingya di kota Sittwe Provinsi Rakhine. Sebanyak 55 rumah, barak pengungsian untuk 550 keluarga mencakup 4800 orang. 220 fasilitas airbersih, sumur, jamban dan peralatan rumah tangga. Dalam kurun 4 tahun PKPU telah mendistribusikan paket makanan untuk lebih dari 15 ribu keluarga di Rakhine dan 4 negara bagian lainnya, termasuk distibusi pakaian untuk 1400 keluarga laki-laki perempuan, anak-anak dan bayi.

“PKPU juga menyalurkan bantuan berupa 2 unit gedung sekolah beserta fasilitas, insentif guru dan penyediaan seragam siswa dibawah departemen pendidikan, penyediaan Klinik untuk layanan kesehatan di pengungsian Sitwe sejak tahun 2014 sampai saat ini,” ujar Agung Notowiguno selaku President Direktur PKPU.

PKPU akan terus meng- update informasi mengenai penyaluran bantuan kemanusiaan ke Rohingya di situs resminya di www.pkpu.org.

Redaktur : Gde Rahadi

BAGIKAN