Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi

BJ Online JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mengimplementasikan Sistem Pendaftaran Efek Elektronik (SPEK) pada 6 Maret 2017 dalam rangka meningkatkan layanan sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP).

“Dalam rangka meningkatkan layanan KSEI sebagai LPP untuk pendaftaran efek dalam penitipan kolektif yang meliputi efek yang ditransaksikan di Bursa maupun di luar Bursa, KSEI mengembangkan SPEK,” Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan bahwa sistem itu menggunakan aplikasi berbasis web dimana dapat dipergunakan untuk mempermudah penerbit efek atau melalui investment bank, underwriter dan arranger untuk melakukan pendaftaran efek di KSEI. “Untuk implementasi awal, SPEK untuk efek bersifat ekuitas dan medium term notes (MTN), sementara untuk efek lain dalam tahap pengujian,” katanya.

Melalui sistem itu, lanjut dia, dokumen sesuai persyaratan pendaftaran efek yang ditentukan oleh KSEI dapat disampaikan dengan mudah dalam bentuk “softcopy” dan mengunggah ke dalam sistem yang terhubung dengan KSEI.

Sistem SPEK dapat di akses menggunakan alamat web: https://spek.ksei.co.id. Spesifikasi teknis minimum yang harus dipenuhi untuk mengakses sistem itu yakni minimum Bandwidth sebesar 64 kbps, dan browser menggunakan Chrome dengan versi terbaru, Mozilla versi 54++ serta Firefox versi 50++.

“Sementara tata cara untuk menggunakan sistem SPEK, yakni melakukan registrasi user, mengisi profil penerbit efek, permohonan pendaftaran, pendaftaran efek, dan distribusi efek,” paparnya. (ant)

BAGIKAN