Della Rae menunjukkan koleksi gelang terbarunya yang dilabeli dengan merek Maison La Mignon.

BJ Online JAKARTA – Della Rae, desainer gelang, telah mengeluarkan koleksi terbarunya. Gelang ekslusif yang dilabeli dengan merek Maison La Mignon ini dipamerkan dalam pagelaran fashion di Prapatan Menteng Jakarta, Senin (22/5).

Sebelum menggeluti profesi sebagai desainer gelang, Della berbisnis tas-tas branded sejak 2008 lalu. Di sela-sela menekuni bisnis penjualan tas branded dengan harga cukup fantastis, Della, tertantang untuk menggeluti bisnis yang berbeda.

Della yang mencintai keindahan dan kemewahan itu, memilih untuk mendesain gelang berlapis emas 18 karat dan bertabur Swarovski. “Aku pikir sudah saatnya aku punya brand sendiri. Kenapa jewelry karena aku suka perhiasan dan aku suka luxury. Dan kalau perhiasan kan aku enggak perlu bawa banyak barang, cukup satu kotak ini aja,” aku Della yang menggeluti bisnis ini sejak awal tahun 2017.

Gelang-gelang cantik karya Della Rae ini belum dirilis secara resmi. Tapi, sejak awal kemunculan Maison La Mignon ini sudah menarik banyak perhatian. Hingga kini sistem penjualan produk-produk perhiasan Della Rae masih secara online, dari mulut ke mulut, atau pada perkumpulan arisan. Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 80 desain gelang yang ia ciptakan. Semuanya di produksi di Finlandia dengan kisaran harga Rp1-3 juta.

Artis-artis yang menggunakan perhiasan gelang karya Della Rae adalah Ayu Ting Ting, Raffi Ahmad, Olla Ramlan, Eva Anindita, Indah Kalalo, dan lainnya. “Total, ada 30 artis lebih yang sudah endorse dan pernah memakai. Lebih dari 10 model gelang yang aku desain sendiri. Semua produksi di Finlandia karena kualitas materialnya bagus dengan harga Rp1-juta per gelang. Unisex, cowok cewek bisa pakai. Aku desain minimalis tapi eksklusif dan luxury,” ucapnya.

Yang terbaru, Della, akan meluncurkan website. Di web ini, ia menyediakan beberapa konten desainer lokal beserta produk luxury-nya dengan pasar menengah ke atas yang dijual ke internasional.  “Bisa pakaian, tas, aksesoris, perhiasan, dan lain-lain yang berbau lokal. Niat aku, ini untuk mengangkat budaya culture di dunia internasional dan mengangkat nama bangsa,” tambahnya.

Menariknya, beberapa persen dari laba penjualan produk-produk desainer itu, akan disalurkan untuk program pemberdayaan sosial dan kemanusiaan.  “Profit tapi concern ke charity. Ini perpaduan shop online dan charity, berjualan sambil beramal. Aku enggak mau sekadar berdagang mencari keuntungan semata, tapi harus ada kemanusiaan untuk orang lain,” imbuhnya. (grd)

BAGIKAN