Perwal Tak Dihiraukan, Truk Bertonase Kembali Marak di Jam Kerja

9

BJ Online TANGSEL – Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Waktu Operasional Kendaraan Angkutan nampaknya kembali tak dihiraukan oleh sejumlah sopir truk. Hal ini terbukti dari truk bertonase besar yang kembali nampak berseliweran di ruas jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat jam kerja. “Padahal, waktu melintas mereka sudah diatur lewat Perwal. Dishub juga kan sudah sering melakukan razia (kendaraan berat). Saya pikir aturan (Perwal) harus terus disosialisasikan kepada pemilik angkutan itu agar semua berjalan tertib dan lancar,” ungkap anggota DPRD Kota Tangsel, Nurhayati Yusup .

Dalam aturan tersebut truk dengan tonase delapan ton atau lebih hanya dibolehkan melintas pada pukul 22.00 sampai 05.00 WIB. Pada kenyataannya, truk-truk itu kini melintas pada saat jam terlarang dan ramai, sehingga mengakibatkan kemacetan di sejumlah titik.

Nurhayati menduga, banyaknya truk tonase besar yang melintas bisa jadi lantaran kurang masifnya sosialisasi aturan yang berlaku. Maka itu, pihaknya berharap agar sosialisasi Perwal terus dilakukan secara berkala dan Dishub lebih intensif melakukan razia. “Hal lainnya ialah persoalan ketegasan. Harus ada tindakan tegas dari Dishub agar Perwal ini berjalan efektif, dan benar-benar bisa ditaati oleh seluruh pihak yang terkait dengan perwal ini,” tandasnya.

Menurutnya, dengan membiarkan truk-truk melebihi tonase melintas di luar jam operasional yang telah ditentukan. Akan berdampak buruk pada lalu lintas dan juga kondisi fisik jalan di Kota Tangsel. “Imbasnya tentu pada lalu lintas kita, semrawut dan juga rusaknya jalan. Maka dari itu perwal tersebut dibuat untuk menertibkan lalulintas di jalan tersebut. makanya ini harus ditegaskan kembali,” pungkasnya. (nov)

BAGIKAN