TABRAKAN BERUNTUN – Para petugas dibantu warga sekitar, saat melakukan proses evakuasi terhadap sejumlah mobil yang mengalami kecalakan tabrakan beruntun di pintu Exit Tol BORR, Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor.

BJ Online BOGOR  –  Gara-gara rem blong,  truk tronton milik PT Jaya Mix, No Pol  B 9607 SFU yang dikemudikan KJ (34 th),  menabrak belasaan mobil, di pintu Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota  Bogor, Selasa, (13/06/17). Dua orang korban dilaporkan kritis. Akibat kecelakaan ini arus lalulintas di lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan panjang hingga puluhan kilo meter.

Kapolsek Tanahsareal, Kompol Muis Effendi, di lokasi mengatakan,  peristiwa kecelakaan beruntun tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.  Saat itu mobil truk tronton yang dikemudikan KJ melaju kencang di jalur Tol BORR dari arah Sentul Selatan menuju Jalan Soleh Iskandar, namun tiba-tiba truk oleng tidak terkendalai dan menabrak belasan mobil yang ada di depannya. “Tidak ada korban yang meninggal. Tadi hanya dua korban yang di mobil mini bus dilarikan ke  RS. Islam Budi Agung, karena mengalami luka serius,” terangnya.

Kompol Muis menyampaikan, begitu pihaknya menerima informasi,  langsung meluncur ke lokasi kejadian. “Ini kami upayakan terlebih dahulu untuk menyelamatkan para korban. Dan sekarang ini proses evakuasi kendaraan tengah dilakukan agar jalan kembali normal,” tegasnya.

Evakuasi akibat tabrakan beruntun yang melibatkan sedikitnya 11 kendaraan tersebut sempat memakan waktu cukup lama. Selain banyak warga yang menonton, saat kejadian kondisi lalulintas di jalur tersebut juga sedang dalam kondisi macet karena berbarangen dengan jam pulang kerja. “Kami minta kerjasamnya dari semua pihak, agar proses evakuasi kendaraan ini cepat selesai dan jalan kembali normal,” imbau Achmad, petugas dari Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Selain melakukan proses evakuasi, petugas dari Unit Laka Lantas Polreta Bogor Kota juga langsung mengamankan KJ bersama keneknya ke Mapolresta Kedunghalang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (bas)

BAGIKAN