Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio (kanan). (foto:Antara)

BJ Online JAKARTA – Bursa Efek Indonesia menilai bahwa keyakinan investor terhadap ekonomi nasional menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan indeks harga saham gabungan tetap berada di atas level psikologis 5.700 poin.

“Keyakinan investor masih kuat di tengah sentimen kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Fed Fund Rate) menjadi 1-1,25 persen, IHSG masih tetap berada di atas level 5.700 poin,” ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan bahwa terjaganya IHSG itu juga didukung oleh kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan. Pada Kamis ini (15/6) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,75 persen.

“Buat saya, keputusan BI itu juga mencerminkan tanda-tanda ekonomi kita membaik, saya senang masa depan lebih baik daripada masa sekarang,” katanya.

Di sisi lain, belanja infrastruktur yang bertambah akan turut menjaga fundamental ekonomi nasional ke depan tetap kuat yang akhirnya dapat memicu masyarakat untuk berinvestasi ke pasar modal.

“Kondisi itu akan mendorong nilai kapitalisasi pasar bursa membaik, target kita Insya Allah nilai kapitalisasi pasar bursa di atas 6.500 pada tahun ini. Sekarang, sudah mencapai Rp6.250 triliun. Membaiknya kapitalisasi pasar akan membuat bobot investasi naik,” paparnya.

Tito Sulistio mengatakan bahwa pemerintah yang kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi tahap XV untuk mengembangkan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional dipercaya juga akan direspon positif investor pasar modal.

“Saya percaya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah semuanya akan positif bagi Indonesia, termasuk industri pasar modal,” ujarnya. (ant)

BAGIKAN