BJ Online JAKARTA – Pada kuartal pertama tahun ini, PT Erajaya Swasembada Tbk (Perseroan) telah menambah 153 gerai yang tersebar di dalam negeri maupun luar negeri. Untuk luar negeri, Erajaya telah membuka gerai di Malaysia dan Singapura. CEO sekaligus Wakil Direktur Utama, Hasan Aula pada public expose di Jakarta menyebutkan, penambahan gerai ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan yang telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (20/6).

“Pada RUPST tersebut membahas persetujuan Laporan Tahunan termasuk Laporan Tahunan Direksi, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, dan pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2016,” ungkap Hasan Aula.

Selain itu juga dibahas tentang penetapan penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan tahun buku 2016 dan pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik Perseroan untuk Tahun Buku 2017;

“Penetapan gaji/honorarium dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi wewenang Dewan Komisaris serta adanya pengangkatan kembali Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan,” tambahnya.

RUPS Tahunan Perseroan juga menyetujui penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan tahun buku 2016 sebesar Rp263.755.160.047 (dua ratus  enam puluh tiga miliar tujuh ratus lima puluh lima juta seratus enam puluh ribu empat puluh tujuh Rupiah) yang digunakan  untuk pembagian dividen tunai sebesar Rp20 (dua puluh Rupiah) setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp58  milyar sebelum pajak, yang akan dibayarkan atas dua miliar sembilan ratus juta saham.

Selain itu laba sebesar Rp1 milyar ditetapkan sebagai cadangan wajib guna memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang Nomor: 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang akan digunakan sesuai dengan pasal 23 Anggaran Dasar Perseroan dan Sisanya dimasukan sebagai laba yang ditahan.

Hasan juga menyinggung soal kinerja perseroan i Kuartal I 2017. Pada rentang waktu itu, perseroan telah berhasil mencatat penjualan sebesar Rp5,17 triliun, naik 6,51% dibandingkan penjualan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,85triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan penjualan dari beberapa segmen, terutama segmen handset dan aksesoris, dan voucher elektonik.

Perseroan membukukan Laba Bruto sebesar Rp 482,54 miliar di kuartal I 2017, naik sebesar 19,91% dibandingkan kuartal I 2016 sebesar Rp 409,23 miliar. Sementara, Laba Komphehensif Tahun Berjalan Perseroan di kuartal I 2017 tercatat sebesar Rp 68,37 miliar, naik 14,22% dari kuartal I 2016 Rp 59,85 miliar. Sampai dengan 1Q17, Perseroan memiliki 77 titik distribusi dan 729 owned reatil outlet. Selain itu, Perseroan juga memiliki kerjasama dengan kurang lebih 48.000 toko retail pihak ketiga. (grd)

BAGIKAN