Hadang Paham Meyimpang, Orentasi siswa di Bekali Wawasan Kebangsaan

18
Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok, Dadang Wihana saat mengisi materi wawasan kebangsaan di SMPN 1 Depok.
DEPOK (bISNIS jAKARTA) – Berkembangnya pemahaman yang dapat merusak generasi muda, sekaligus menangkal masuknya ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok menilai pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan bagi para pelajar. Pasalnya melalui wawasan kebangsaan tersebut, generasi penerus bangsa dapat menumbuhkan semangat nasionalisme, serta pemahaman Pancasila.
“Keberadaan Pancasila harus menjadi pondasi yang kuat untuk kita sebagai warga negara Indonesia. Saat ini, banyak sekali ideologi yang tidak sesuai norma-norma Pancasila. Hal ini yang terus kita lakukan upaya pencegahannya,” kata Dadang, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Depok, Dadang Wihana di SMPN 1 Depok.
Lebih lanjut, Dadang menuturkan, selain pembekalan pemahaman Pancasila sebagai ideologi bangsa, melalui wawasan kebangsaan, para pelajar juga diberikan pengenalan makna dari Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa. Lewat hal tersebut, tutur Dadang, pihaknya dapat menanamkan rasa persatuan dan kesatuan yang terdapat dalam diri pelajar.
“Semboyan Bhinneka Tunggal Ika ini merupakan cerminan masyarakat kita yang heterogen. Terbukti, sebagian besar siswa berasal dari suku dan agama yang berbeda. Namun, meskipun berbeda-beda, namun tetap satu jua,” terangnya.
Iya menjelaskan materi yang disampaikan terdiri dari pemahaman mengenai NKRI sebagai bentuk negara Indonesia, serta beberapa materi guna membangkitkan rasa cinta para pelajar pada bendera Indonesia dan kandungan makna dari masing-masing warna.
“Meski, hanya warna merah dan putih, tetapi makna ada makna besar. Seperti kita tahu Warna merah melambangkan keberanian kita sebagai bangsa yang besar. Sedangkan, warna putih sebagai simbol kebersihan dan kesucian hati setiap warganya,” jelasnya.
Sementara itu, Staff Pengajar Bidang Kesiswaan SMPN 1 Depok, Ida Ahdiyati mengapresiasi dengan adanya pembekalan wawasan kebangsaan bagi para siswanya. Dirinya berharap, dapat terjalin relevansi yang baik antara materi wawasan kebangsaan yang telah disampaikan oleh Kesbangpol Kota Depok dengan materi yang akan diajarkan kepada para pelajar di dalam kelas.
“Harapannya siswa mendapat pencerahan pembelajaran, agar lebih cinta tanah airnya, serta menghargai nilai-nilai pluralisme. Sementara itu, dari pihak kami para pengajar, tentunya akan ada upaya lanjutan penanaman cinta tanah air melalui pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN),” tandasnya.(jif)