GOTF Targetkan Transaksi Rp. 185 Miliar

    32
    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Setelah sukses melaksanakan Garuda Indonesia Online Travel Fair Phase 1 pada bulan April lalu, Garuda Indonesia kembali akan menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair Phase 2 yang akan dilaksanakan pada 24-30 Agustus 2018.

    Berbeda dengan penyelenggaraan GOTF pada tahun-tahun sebelumnya, Citilink – anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang LCC (Low Cost Carrier) juga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan GOTF kali ini dengan memberikan penawaran harga yang menarik.

    Melalui pelaksanaan GOTF phase 2 ini, Garuda Indonesia dan CIMB Niaga menawarkan berbagai tiket perjalanan domestik dan internasional dengan harga yang menarik.

    Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adyani mengapresiasi pelaksanaan online travel fair ini dan mengatakan bahwa GOTF yang dilaksanakan tersebut sejalan dengan program prioritas Kementerian Pariwisata yaitu digital tourism dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. "Pemanfaatan teknologi digital dalam industri pariwisata saat ini merupakan keharusan untuk  menggaet pasar wisatawan generasi baru yang perilakunya lekat dengan teknologi digital. Penyelenggaraan GOTF ini tentunya menjadi salah satu inovasi untuk memaksimalkan pasar tersebut terlebih mengingat bahwa hingga 80 persen kunjungan wisatawan – khususnya wisatawan asing –menggunakan transportasi udara,” tambah Giri Adyani.

    Sementara itu Direktur Niaga Domestik Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati mengatakan bahwa pelaksanaan GOTF phase 2 ini tidak terlepas dari upaya Garuda Indonesia untuk senantiasa mendukung pemerintah untuk memperkuat 10 destinasi unggulan. “Kami juga telah menyiapkan 5 destinasi domestik unggulan Bali, Yogyakarta, Malang, Sorong dan Tanjung Pinang. "Pada GOTF periode ini kami menargetkan penjualan sebesar Rp185 miliar, 2 juta pengunjung web dan 50 ribu downloader mobile App Garuda Indonesia. Ke depan, Garuda Indonesia akan terus mengembangkan digital distribution channel diantaranya melalui website, mobile apps, contact center, GOS dan COS,” ujar Nina.

    Sementara itu Direktur Kargo & Niaga Internasional, Sigit Muhartono mengatakan bahwa pelaksanaan GOTF ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia  untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target 17 juta wisatawan mancanegara.  “Pelaksanaan GOTF ini juga dapat diakses oleh seluruh pengguna jasa di seluruh destinasi internasional. Kami juga telah menyiapkan destinasi unggulan internasional Garuda Indonesia seperti China (Beijing, Ghuangzhou dan Shanghai), India, Jepang, Korea, Singapura dan Thailand," Sigit.

    Pada tahun 2018 ini, Garuda Indonesia telah melaksanakan GOTF phase 1 pada Mei 2018 lalu yang berhasil memperoleh pendapatan penjualan sebesar Rp 173 miliar.

    Sebagai bagian untuk mengoptimalkan segmen pasar digital, sejak 2015 lalu, Garuda Indonesia memperkenalkan konsep “Garuda Indonesia New Digital Experience” yang merupakan layanan digital terbaru perusahaan.

    Diperkenalkannya konsep “Garuda Indonesia New Digital Experience” ini merupakan upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan potensi pasarnya melalui pasar e-commerce dan digital, khususnya generasi muda, melalui berbagai pengembangan platform digital yang kini dimiliki perusahaan, serta sebagai bentuk upaya peningkatan layanan kepada pengguna jasa. (son)