TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Kebakaran besar melanda Supermarket bahan bangunan BJ Home di kawasan BSD, Kota Tangerang Sslatan (Tangsel), Minggu (26/8). Belum diketahui berapa kerugian yang diakibatkan namun hampir seluruh bangunan ludes dilalap si jago merah. “Sekira pukul 21.15 WIB, saksi melihat adanya api kecil di atas lantai 3. Disana tempat penjualan furniture rumah. Pukul 21.30 WIB, api mulai membesar di lantai 3,” ungkap Kapolsek Serpong Komisaris Polisi (Kompol) Dedy Kurniawan.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, untuk memadamkan api dikerahkan hingga 18 unit armada pemadam kebakaran bahkan ditambah dua unit armada dari Damkar Provinsi DKI Jakarta untuk membantu pemadaman. Namun api baru bisa di padamkankan setelah sembilan jam kemudian.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel pun sempat harus bekerja ekstra memadamkan api pasalnya sumber air yang digunakan untuk memadamkan api tak tersedia di lokasi sehingga mengharuskan petugas pemadam mencari sumber air dari lokasi terdekat. “Kata mekaniknya ada hydran di dalem tapi gak berfungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany sempat dua kali mendatangi lokasi. Dalam kunjungannya itu Airin mengatakan kebakaran ini menjadi bahan evaluasi untuk proteksi awal apabila terjadi peristiwa serupa di wilayah Tangsel. Sebab berdasarkan laporan yang ia terima, sistem proteksi awal kebakaran di gedung BJ Home belum maksimal.

Ia pun menginstruksikan Damkar Tangsel untuk mengecek sistem proteksi kebakaran gedung-gedung lainnya di Tangsel, tak terkecuali gedung milik Pemkot Tangsel. “Ini menjadi evaluasi bagi kita bersama, kenapa api tidak bisa dengan cepat padam, karena ternyata fungsi dari proteksi awal kebakarannya belum maksimal. Nanti ke depan kita akan mintakan khususnya Dinas Kebakaran Tangsel melakukan pengecekan terhadap gedung-gedung, baik yang punya kita maupun yang punya swasta,” tandasnya. (nov)