Menpar Sebut, Pariwisata Lokomotif Pembangunan Jabar

    26
    BANDUNG (Bisnis Jakarta)-
    Menpar Arief Yahya memprediksi bahwa dalam lima tahun mendatang, pariwisata dapat menjadi lokomotif pembangunan di Jawa Barat. Ada tiga destinasi pariwisata unggulan di Jabar yaitu Kota Bandung, Geopark Ciletuh di Pelabuhanratu, dan Pantai Pangandaran. "Ketiga lokasi ini akan dikembangkan sebagai destinasi kelas dunia. Selain tiga lokasi tersebut, tentunya masih banyak destinasi pariwisata yang menjadi daya tarik Jabar," kata Menpar saat membuka RPJMD Provinsi Jabar di Bandung, Selasa (13/11).

    Menpar mengapresiasi kinerja Gubernur Jabar beserta jajarannya yang mengedepankan pariwisata dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan. Industri pariwisata merupakan industri yang paling murah dan mudah. Pariwisata bisa meningkatkan PBD dan devisa serta membuka lapangan kerja. Pariwisata bisa menjadi industri yang terbesar dan terbaik.

    Secara keseluruhan, pembangunan pariwisata saat ini menempati posisi 9 untuk pertumbuhan pariwisata di dunia, posisi 3 di Asia, dan posisi pertama di Asia Tenggara. Ini membuktikan bahwa industri pariwisata di Indonesia terus bertumbuh. Tahun 2019, pariwisata masuk di sektor unggulan, posisinya kedua setelah pertanian dan sebelum perikanan.

    Menpar menjelaskan janjinya kepada Presiden yakni, pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar serta menjadi yang terbaik di regional dan internasional. Hal ini dibuktikan dengan Branding Wonderful Indonesia sudah mengalahkan Branding Thailand dan Malaysia.

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, rencana pembangunan Jabar dalam lima tahun ke depan akan mengarah pada Jawa Barat Juara Lahir dan Batin. Hal ini sejalan dengan rencana bahwa pembangunan selama lima tahun ke depan akan banyak melibatkan sektor pariwisata dalam peningkatan ekonomi Jabar.

    KEK Pariwisata

    Menpar menjelaskan, pembangunan pariwisata di Jabar akan semakin terarah dengan dilakukannya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Jawa Barat memiliki 7 eveny dari 100 Calender of Event Nasional yang didukung oleh Kementerian Pariwisata. Sementara itu akan ada dua KEK yang akan dibangun yakni KEK Cikidang di Sukabumi dan KEK Pangandaran.

    Menpar Arief Yahya mengatakan, proses untuk menjadikan sebuah daerah sebagai KEK Pariwisata memang tidak mudah, namun akan ada banyak kemudahan dari pemerintah pusat bila sudah terealisasi, baik itu infrastruktur, utilitas pasar, jalan, air, listrik hingga internet. “Semua sudah disediakan oleh pemerintah bahkan saya yakin bandara itu bisa dibicarakan, baik yang di Pangandaran maupun Sukabumi," katanya. (son)