Promosi Destinasi Mandalika, Ini Yang Dilakukan Kemenpar

    41
    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Destinasi pariwisata unggulan Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) gencar dipromosikan. Kegiatan promosi dengan menggunakan kata kunci #NTBbangunDiCarFreeDayJKT kali ini digelar di Park & Ride Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu pagi  (18/11). Acara promosi  destinasi Mandalika ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar Hiramsyah S Thaib.

    Hiramsyah S Thaib menjelaskan,  Mandalika ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai satu di antara 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’. Destinasi Mandalikan ini bahkan oleh Presiden Jokowi telah ditetapkan sebagai ‘destinasi super prioritas’ bersama 3 DPP yang lain yakni; Danau Toba (Sumut) Labuan Bajo (NTT)  dan Borobudur (Jateng).  Ke-4 DPP ini paling siap dikunjungan wisman dan wisnus yang mentargetkan 20 juta kunjungan wisman dan 270 juta pergerakan wisnus pada 2019. 

    Tahun ini, kata Hiramsyah, pariwisata NTB mentargetkan 4 juta kunjungan wisatawan, sekitar 35% di antaranya wisman. “Destinasi Mandalika menjadi andalan bagi NTB dalam mendatangkan wisman,” kata Hiramsyah.

    Kegiatan promosi di Park & Ride Thamrin saat berlangsung CFD Jakarta kali ini dimaksudkan untuk meningkatkan awareness destinasi pariwisata Mandalika, sekaligus menjadi bagi program pemulihan (recovery) pariwisata NTB pasca gempa, serta dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan dari Jakarta (Jabotabek) sebagi pasar utama wisnus menjelang musim liburan akhir tahun.

    Rangkaian acara yang digelar dalam event Mandalika CFD Jakarta antara lain; senam bersama fun zumba, pertunjukan kesenian, talkshow, dan parade seni dan budaya NTB yang  dibawakan oleh Paguyuban Merang Sasak Budaya Lombok dengan menampilkan Gendang Beleq dan Peresean  atau tari perang. Khusus untuk pertunjukan Gendang Beleq yang membentuk orkestra unik karena dimainkan 13 hingga 17 orang  ada;  gong, terumpang, pencek, oncer, hingga seruling menarik perhatian para pengunjung.

    Sementara itu untuk acara talkshow menampilkan 4 nara sumber antara lain; pejabat Kemenpar, aktor dan presenter Ben Joshua, Ketua Umum Paguyuban Merang Sasak Budaya Lombok Rafiul Hadi, dan perwakilan dari backpacker Indonesia. Acara yang dipandu oleh Latranita br Sembiring Kembaren dari Letsgotrip community sebagai moderator memberikan banyak informasi terkini mengenai pariwisata NTB khususnya destinasi Mandalika.

    Hiramsyah S Thaib mengatakan, acara talkshow sengaja digelar singkat sekitar 30 menit, “Banyak informasi seputar pariwisaa NTB terkini yang disampaikan dalam acara ini. Juga cerita inspiratif yang disampaikan oleh Ben Joshua sebagai publik figur yang sukses,”kata Hiramsyah.

    Seperti diketahui NTB dengan destinasi Mandalika sebagai ikonnya menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungan wisatawan. Tercatat tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke NTB sebanyak 3.508.903 orang atau melampaui target yang ditetapkan sebanyak 3 juta wisatawan. Kunjungan wisatawan tersebut terdiri atas 1.430.249  wisman dan 2.078.654 wisnus. Sebagian besar kunjungan wisatawan ke NTB melalui Bandar Udara International Lombok (BIL) sebanyak 2.164.024 orang, sedangkan dengan kapal pesiar melalui pelabuhan Lembar sebanyak 290 ribu wisman  terbagi dalam 11 trip kedatangan. (son)