MaxGen Ajak Remaja Menemukan Identitas Diri

    111
    TANGERANG (Bisnis Jakarta)-
    Masa remaja merupakan masa yang penting dalam menentukan suatu identitas diri seseorang. Hal ini pula yang menjadikan masa remaja menjadi masa yang paling unik di dalam kehidupan manusia. Didalam masa remaja terjadi perubahan mendasar baik dari aspek biologis, kognitif dan sosial.

    Didalam perubahan aspek kognitif dan sosial, remaja akan menjadi lebih kritis dengan lingkungannya serta akan terjadi perubahan dalam hal setting jaringan sosial, dimana setiap remaja akan lebih memperhatikan dan mengikuti pandangan teman sebayanya.

    Akibat dari adanya perubahan-perubahan ini, remaja akan berada di posisi dengan sikap dan perilaku yang ambigu di dalam menampilkan jati dirinya di tengah lingkungan sekitarnya.

    Hal inilah yang membuat proses masa remaja membutuhkan orang lain yang dapat membantu mengarahkan para remaja kepada jati diri yang sesuai melalui salah satu cara yaitu konseling.

    Yayasan Generasi Maximal Internasional (MaxGen) melihat hal ini sebagai suatu masalah yang perlu diatasi dengan cara menjadi partner konseling para remaja lewat pendekatan-pendekatan yang relevan dengan mereka.

    Yayasan ini merupakan kontribusi dari Imelda serta kedua anak remajanya yang bernama Jeaveline dan Vavioline untuk anak remaja, khususnya dalam hal konseling dan berkomunikasi.

    Yayasan ini juga memiliki visi membangun generasi muda agar dapat mencapai kehidupan yang maksimal. ”Menjadi orang tua yang memiliki anak yang sudah remaja membuat saya paham beratnya permasalahan remaja dalam menghadapi perubahan jaman dan perkembangan teknologi sekarang ini," kata Imelda selaku Founder dari Yayasan MaxGen.

    Demi mewujudkan hal itu, Yayasan Generasi Maximal Internasional berkolaborasi dengan mahasiswa Surya University (Universitas Surya) melakukan roadshow ke sekolah-sekolah yang di dalamnya diisi dengan aktivitas permainan, tes MBTI, serta seminar mengenai self identity (identitas diri) kepada remaja-remaja sekolah.

    Kegiatan berdurasi tiga jam ini dilakukan di SMPN 1 Pagedangan, Tangerang, Banten dengan diikuti oleh peserta yang mayoritas remaja kelas tiga SMP, 7 Desember 2018.

    Dengan mengangkat tema acara Me and My Environment, acara ini pun menjadi unik dikarenakan tidak hanya membantu remaja mengetahui dirinya sendiri namun juga mengajak remaja dalam memperhatikan masalah lingkungan yang ada.

    Aktivitas permainan seperti tangan kusut dan running alien merupakan permainan yang dianggap dapat menumbuhkan ikatan antar setiap remaja.

    Selain itu, terdapat tes MBTI (Myer Briggs Type Indicator) yang dianggap sebagai tes paling akurat dalam hal membuat penilaian diri seseorang serta memiliki banyak manfaat seperti membantu dalam proses konseling, proses pengembangan diri, serta proses memahami orang lain.

    Hal-hal ini dilakukan agar para remaja dapat mengerti identitas diri mereka sendiri serta memiliki ikatan pertemanan yang baik antar sesama remaja. “Acara ini sangat mendidik, menarik, dan memiliki input yang sangat membangun bagi mereka di usia remaja yang perlu mengetahui kebutuhan bagi dirinya sendiri”, kata Ellen sebagai pembina dari Surya University.

    Ellen juga berharap setelah acara ini selesai, setiap peserta dapat mengerti apa yang mereka butuhkan serta tau apa yang harus mereka lakukan di masa selanjutnya.

    Di akhir acara Yayasan Generasi Maksimal Internasional memberikan suatu penjelasan mengenai proyek ke depan mereka berupa aplikasi konseling yang dapat digunakan oleh para remaja dalam hal membangan jati diri mereka dan sebagai teman konseling melalui aplikasi yang dapat diunduh di perangkat pintar mereka (gawai). (son)