FLPP BNI Capai Rp 720 Miliar

    33
    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    BNI telah menyalurkan Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 7.261 unit rumah subsidi dari yang ditargetkan sebanyak 1.374 unit. Pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen perseroan untuk mendukung program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP). 

    Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BNI berkomitmen menyukseskan program satu juta rumah dengan berencana menyalurkan 10.000 unit rumah subsidi melalui program KPR FLPP. Dana FLPP sendiri merupakan blunded fund antara dana pemerintah dan dana BNI. Komposisinya adalah 75% dana pemerintah dan 25 % dana BNI. "Tahun ini, BNI telah menyalurkan KPR bersubsidi lebih dari Rp 1 triliun dengan nilai Dana FLPP sebesar Rp 720,1 miliar," ujar Anggoro. 

    Untuk mencapai keberhasilan tersebut, kata Anggoro, salah satu strategi yang dilakukan adalah Akad Massal debitur FLPP. Pada tanggal 26 Oktober lalu, BNI melakukan akad masal 1.046 debitur FLPP serentak di seluruh Indonesia yang berpusat di Pasar Terapung Siring, Banjarmasin. Selanjutnya kegiatan tersebut berlanjut secara regional di setiap kantor cabang dan wilayah.

    Program KPR Subsidi FLPP BNI disalurkan kepada masyarakat dari berbagai kalangan, salah satunya kepada kaum milenial dan ternyata sangat diminati. Untuk tahun 2019 ini, fokus BNI adalah segmen milenial karena database nasabah BNI sebagian besar milenial, sehingga mempermudah BNI untuk menyalurkan KPR.

    Selain itu, kata dia, BNI juga menyalurkan FLPP ini kepada ASN, TNI, Polri, serta nasabah-nasabah Payroll dengan penghasilan tetap maupun tidak tetap. (son)