Kemenhub-Pemkab Murung Raya Bangun Bandara Tira Tangka Balang

    113
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan penandatangan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalteng terkait pembangunan dan pengoperasian Bandar Udara Tira Tangka Balang di kabupaten tersebut. Penandatangan dilakukan Sekretaris Ditjen Hubud Nur Isnin Istiartono dan Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di Jakarta, Jumat (18/1).

    Moda transportasi udara yang mempunyai sifat  cepat dalam melayani perpindahan orang maupun barang dengan biaya yang kompetitif menjadi pilihan bagi masyarakat Kabupaten Murung Raya yang merupakan Kabupaten terluas di Pulau Kalimantan dengan luas 27.000 km persegi. Hal ini mengingat jarak tempuh dari Murung Raya menuju Kota Palangkaraya sebagai ibukota Kalimantan Tengah sepanjang 400 km bisa mencapai 9 jam dengan transportasi darat.

    Pembangunan bandar udara yang lokasinya tepat berada di jantung Pulau Kalimantan tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di wilayah sekitarnya terutama melalui sektor pariwisata.

    Nur Isnin Istiartono berharap  pembangunan dan pengoperasian infrastruktur transportasi udara di daerah tersebut sebagai fasilitas publik  dapat dipergunakan untuk melayani masyarakat pengguna jasa angkutan udara dari dan ke Kabupaten Murung Raya.

    Sementara itu Perdie M. Yoseph percaya bahwa pembangunan dan pengembangan bandara akan terlaksana dengan baik.  Saat ini pihaknya sudah membebaskan lahan seluas 82 hektar yang sempat terkendala  untuk lokasi bandar udara dengan menggunakan APBD. Juga sudah membangun jalan akses 750 x 60 meter.

    Perdie pun berharap melalui kehadiran bandara ini dapat meningkatkan potensi daerah. "Tanpa fasilitas bandara, kami akan terus tertinggal oleh daerah-daerah lain. Maka kami sangat berharap pada Kemenhub melalui Ditjen Hubud agar akhir tahun 2022 bandara sudah bisa selesai dan beroperasi sehingga dapat meningkatkan potensi daerah. Karena saat ini sektor perkembangan pariwisata, sumber daya alam dan kebudayaan kami seperti terkendala oleh sarana transportasi. Jadi kehadiran transportasi udaralah harapan kami," pungkas Perdie. (son)

    Baca Juga :   AirNav Salurkan Bantuan Korban Banjir di Tangerang