Ajang Travex, Kemenpar Hasilkan Transaksi Rp117,51 Miliar

    13
    JAKARTA (Bisnisjajarta)-
    Travel Exchange (Travex) yang merupakan rangkaian Asean Tourism Forum (ATF) 2019 sukses dikuti Kementerian Pariwisata. Bertempat di Ha Long Bay Vietnam selama 14-18 Januari 2019, Kemenpar mencatat meraih potensial transaksi mencapai Rp117,51 miliar.

    Menempati booth seluas 180 sqm dengan tema konstruksi Kapal Phinisi, Kemenpar memfasilitasi serta mempertemukan industri pariwisata Indonesia dengan pengunjung ATF 2019.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama-sama dengan Dubes untuk Republik Sosialis Vietnam Ibnu Hadi juga menyempatkan bertemu industri pariwisata, wawancara media. Industri Pariwisata yang difasilitasi di paviliun Indonesia terdiri dari 46 delegates (20 Full-Delegates dengan Online PSA system, 24 Co-Delegates dan 2 Accompanying Person). Mereka berasal dari Bali, Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan NTB.

    Tujuannya jelas, mempromosikan pariwisata Indonesia dan membangun jejaring melalui potensi kerjasama industri pariwisata antar negara, sejalan dengan upaya mendukung pengembangan industri dalam negeri.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa di Jakarta, Minggu (20/1) mengatakan, Travex ATF yang dilaksanakan "B to B Session" menghasilkan total potensial transaksi yang sebesar Rp 117.515.000.000 atau setara USD 8.217.832. Realisasi tersebut dicapai dari total 658 Appointment dengan jumlah pax yang terjual sebanyak 60.316.

    Kiki mengatakan, Travex ATF adalah upaya untuk melanjutkan program Kemenpar mempromosikan Wonderful Indonesia. Kemenpar rutin mengikuti Travex ATF dan keikutsertaan kali ini adalah untuk mempromosikan sekaligus mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia khususnya kawasan Asean. (son)