Garuda Resmikan Layanan Cargo Freighter

    380
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi meluncurkan layanan cargo freighter hasil kerjasama MY Indo Airlines yang mulai beroperasi 26 Januari 2019. Layanan cargo freighter tersebut akan dioperasikan dengan armada B737-300F berkapasitas 15 ton angkutan kargo. 

    Pengoperasian layanan cargo freighter tersebut nantinya akan melayani jasa pengiriman angkutan kargo udara nasional ke ke 5 Pulau besar di Indonesia, yaitu Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Papua sebanyak 4 kali perminggu yakni setiap hari Senin, Selasa, Jumat dan Sabtu. 

    Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan, pengoperasian layanan Cargo Freighter tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan volume bisnis layanan kargo udara Garuda Indonesia yang lebih kompetitif sekaligus turut mendukung komitmen pengambangan program Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang dicanangkan Pemerintah untuk meningkatkan daya saing kinerja logistik Indonesia.

    Di samping itu, kata Ari, kerja sama ini juga akan mampu menunjang dan meningkatkan potensi ekspor produk unggulan nasional, termasuk komoditas maritim dan perikanan, melalui penyediaan infrastruktur penunjang distribusi logistik nasional—yang cepat, aman, dan reliable.

    Ari mengungkapkan, layanan cargo freighter ini juga diharapkan dapat mendukung upaya optimalisasi daya saing produk komoditas nasional khususnya produk budi daya kemaritiman melalui penyediaan jaringan distribusi kargo udara yang mampu menyerap demand pasar kargo udara nasional secara berkelanjutan.

    Melalui kehadiran layanan cargo freighter ini, kata Ari, Garuda Indonesia memproyeksikan target pergerakan traffic angkutan kargo yang dapat dioptimalkan Garuda Indonesia akan  mencapai lebih dari 1 juta ton angkutan kargo pada kuartal 1 – 2019.

    Potensi Cargo

    Terkait potensi cargo, Ari mengatakan, akan mengoptimalisasikan melalui pengembangan jaringan penerbangan cargo freighter yang dapat menunjang value distribusi komoditas unggulan nasional. Dengan hadirnya layanan cargo freighter ini, demand pasar akan kebutuhan layanan kargo udara dapat semakin terakomodir khususnya dengan pilihan jadwal pengiriman kargo yang semakin beragam.

    Ari memaparkan, adapun pengembangan layanan cargo freighter ini diawali melalui kerjasama penyediaan kapasitas kargo dengan penggunaan armada MY Indo Airlines. Selanjutnya pengembangan armada cargo freighter tersebut akan terus Garuda Indonesia kembangkan melalui pengelolaan armada yang lebih kompetitif dengan jangkauan penerbangan yang lebih luas. 

    Layanan kargo udara merupakan kebutuhan tak terelakkan di negara kepulauan seperti Indonesia, di mana jasa angkutan yang cepat sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas dan mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya dengan memperhatikan perkembangan bisnis e-commerce juga secara signifikan turut mempengaruhi semakin tingginya mobilitas barang dari satu daerah ke daerah lain. "Dengan proyeksi jumlah digital buyers di Indonesia yang diperkirakan tumbuh signifikan hingga 35,5 juta pada akhir tahun ini, kami optimistis kehadiran layanan cargo freighter Garuda Indonesia dapat menunjang komitmen akselerasi bisnis yang dilaksanakan perusahaan khususnya melalui lini bisnis kargo udara," tutup Ari. (son)