JK Minta Percepat Pembangunan Empat Destinasi Super Prioritas

    13
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-

    Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata di empat destinasi super prioritas meliputi Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, dan Danau Toba. Keempat destinasi tersebut merupakan bagian dari 10 destinasi pariwisata prioritas yang sedang terus dikembangkan sebagai Bali Baru.

    Wapres Jusuf Kalla dalam Rapat Pengembangan Sektor Pariwisata dengan beberapa menteri Kabinet Kerja di Jakarta, Kamis (14/2) menekankan, pentingnya pengembangan sektor pariwisata di destinasi prioritas. "Pengembangan sektor pariwisata ini sangat penting, karena memiliki potensi penyumbang devisa nomor satu di Indonesia. Khususnya pengembangan untuk 4 Destinasi Super Prioritas," kata Wapres.

    Wapres menekankan kembali komitmennya dalam membangun sektor pariwisata. Caranya dengan berkontribusi melalui tugas pokok dan fungsi masing-masing. "Saat ini devisa pariwisata sudah mencapai USD 17 miliar. Bahkan melebihi sektor-sektor lain yang selama ini menjadi unggulan,” ujar Wapres.

    Menpar Arief Yahya menyampaikan sektor pariwisata Indonesia tumbuh cepat dan lebih unggul daripada pertumbuhan regional dan global. "Pertumbuhan pariwisata Indonesia mencapai 22 persen, lebih tinggi daripada rata-rata global, yang hanya sebesar 6,4 persen,” kata Menpar.

    Selain itu, kata Menpar, penerapan digitalisasi yang maksimal, membuat pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia tumbuh pesat. "Langkah digitalisasi menjadi keharusan saat ini karena 70 persen pasar wisata mencari, melihat, dan mempelajari destinasi secara online sebelum melakukan perjalanan. Melalui digital, konsumen mendapatkan layanan lebih tapi dengan biaya lebih rendah," ujar Arief. (son)