Debat antar Cawapres, KPU Usul Libatkan Pakar

    16
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menggagas konsep baru debat Pemilihan Presiden ketiga pada 17 Maret yangh penyelenggaraan direncakan di tempat sama di Hotel Sultan pada 17 Maret 2019 mendatang.

    Pada debat berikutnya itu hanya akan menampilkan antar calon wakil presiden. Tema debat antar cawapres ini adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. 

    Untuk debat nanti, Anggota KPU RI Wahyu Setiawan mengungkapkan, ada usulan agar para pakar yang selama ini menekuni bidang di tema debat itu akan dilibatkan. Para pakar diberikan kesempatan langsung bertanya ke cawapres Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno meskipun KPu tetap menggunakan moderator debat. "Misalkan ke depan kan tema pendidikan, kesehatan, yang kesra-kesra itu. Jadi misalnya pakar pendidikan tanya langsung, atau bukan pakar, tetapi pengelola Pendidikan non pemerintah," kata Wahyu Setiawan di Kantor KPU Jakarta, Rabu (20/2).

    Usulan dimaksud dijelaskan Wahyu yaitu ada satu segmen pertanyaan untuk kandidat yang tidak dirumuskan panelis. Sehingga pertanyaan tersebut benar-benar murni dari pakar yang diberi kesempatan melalui penunjukan dari moderator.

    Usulan ini sendiri masih dalam pembahasan di internal KPU sehingga belum dibicarakan bersama kedua tim sukses pasangan capres dan cawapres.  "Ini baru tahapan gagasan yang akan kami kaji kemungkinannya," ungkapnya.

    Seperti yang telah disepakati dan ditetapkan KPU bersama kedua tim pememangan dua paslon, bahwa debat ketiga hanya akan menampilkan antara cawapres. Baik Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin maupun Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno  akan berdebat tanpa didampingi oleh capres masing-masing. (har)