BRI Mandeh Run Diharapkan Jadi Penggerak Pariwisata Sumbar

    39
    MANDEH (Bisnisjakarta)-
    Kompetisi marathon kelas dunia BRI Mandeh Run 2019 diharapkan bisa menjadi penggerak pariwisata Pesisir Selatan dan sekitarnya di Sumbar. Potensi Pariwisata di Kawasan Wisata Terpadu Mandeh dieksplorasi dalam gelaran BRI Mandeh Run 2019. Sebanyak 2.000 peserta dari tiga kategori lomba marathon kelas 5K, 10K, dan 21K diajak menikmati pesona alam yang ada di Kawasan Mandeh, Pesisir Selatan, Minggu (3/3).

    Menpar Arief Yahya hadir bersama Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, dan Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni menyemarakkan ajang tersebut.

    Menpar mengatakan
    lomba lari internasional pertama di Mandeh ini potensial untuk bisa mengangkat dan mempromosikan Mandeh sebagai destinasi wisata kelas dunia.

    Menurut Arief, untuk menjadikan Mandeh setara destinasi kelas dunia, wilayah itu harus menerapkan rumus 3A (Aksesibilitas, Atraksi, Amenitas). Dari sisi Akses, infrastruktur jalan sepanjang 43 kilometer dari Kota Padang sudah tersambung mulus dengan waktu tempuh hanya 2 jam perjalanan darat.

    Dari sisi Atraksi, Menpar Arief juga tidak khawatir. Bahkan saat peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur jalan, Presiden Jokowi mengatakan keindahan Mandeh seperti Raja Ampat bagi Sumbar. "Presiden Jokowi menyebut Mandeh sebagai Raja Ampat-nya Sumbar. Sehingga dengan digelarnya acara ini akan semakin mempopulerkan dan mempromosikan pariwisata di kawasan Mandeh,” ucap Arief.

    Untuk Amenitasnya sendiri, lanjut Menpar Arief, dalam waktu dekat di Mandeh akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. KEK telah disetujui untuk dibangun di Bukit Ameh seluas 400 hektare. "Setelah ditetapkan menjadi KEK. Diharapkan pariwisata di Mandeh berkontribusi sebagai penyumbang jumlah wisatawan bagi Sumatera Barat,” pungkasnya.

    Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan event tersebut. Sebagai inisiator BRI Mandeh Run, sejak awal dirinya optimistis event tersebut akan sukses. Apalagi event ini mendapat dukungan langsung dari seluruh pemangku kepentingan terkait termasuk Kementerian Pariwisata.

    BRI Mandeh Run berlangsung sukses dan meriah. 2000 pelari termasuk 43 pelari internasional berasal dari Singapura, Brunei Darussalam, Perancis, Nigeria dan Belanda berhasil mencapai finish dan takjub dengan suguhan pemandangan Mandeh yang sangat elok dan indah.

    Sport tourism memiliki media value atau media branding yang tinggi. Media value yang didapat minimal bisa 2X lipat dari direct impact turis yang datang, karena dipromosikan oleh media nasional dan internasional sebelum, sesaat, dan sesudah acara. Tentu hal ini akan berdampak positif bagi pariwisata Sumbar. (son)