TKN Minta Publik Tak Kaitkan OTT Romi dengan Jokowi-Ma’ruf

    11
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meminta publik tidak mengaitkan kasus operasi tangkap tangan (OTT) Anggota DPR RI merangkap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) dengan Pilpres 2019 ataupun koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. "Musti kita lihat, apakah ini lebih ke pribadi atau hubungan dengan Pilpres. Tapi saya yakin sih gak ada hubungan dengan Pilpres," kata Erick di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

    Seperti PPP merupakan salah satu partai yang masuk dalam barisan pengusung pencalonan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

    Erick meyakini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tidak akan terpengaruh kasus ini. "Nnggak ada hubungannya dengan Pilpres. Kecuali, mohon maaf, misalnya ada hubungan dengan pilpres ya bisa. Tapi kalau pribadi ya sulit," imbuh Erick.

    Lebih jauh, Erick meminta publik mengedepankan azas praduga tak bersalah dalam kasus OTT Romi yang ditangkap dalam kapasitasnya sebagai penyelenggara negara (anggota MPR/DPR RI). "Saya rasa unsur praduga tak terbersalah harus kita jaga. Tetapi penegakan harus berjalan, harus kita hormati. Siapapun termasuk saya harus hormati," tegasnya. (har)