Ikatan Pilot Apresiasi Respon Regulator Dalam Tatalaksana Dini Boeing 737-8 Max

    13
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Ikatan Pilot Indonesia (IPI) turut menyampaikan belasungkawa yang paling dalam kepada keluarga para penumpang dan awak yang terkena dampak kecelakaan dari penerbangan Ethiopian Airlines ET302 yang dioperasikan dengan armada Boeing 737 MAX 8 (ET- AVJ) yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Addis Ababa Bole yang menewaskan semua awak dan penumpangnya.

    Ketua IPI Kapten Iwan Setyawan menekankan perlunya menghindari spekulasi mengenai apa yang terjadi pada pengoperasian armada Boeing 737 MAX 8 dan menunggu lebih lanjut hasil investasi lembaga terkait lainnya yang terlibat dalam Badan Investigasi Kecelakaan Ethiopia untuk menyelesaikan temuannya dan mengeluarkan pedoman dan rekomendasi konsekuensial khususnya hal hal yang terkait dengan pengoperasian armada Boeing 737 MAX 8.

    Pada kesempatan ini, IPI juga ingin menyampaikan apresiasi terhadap Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia Kementerian Perhubungan RI atas langkah dan respons cepatnya dalam menerbitkan instruksi untuk menghentikan pengoperasian sementata (temporary grounded) seluruh armada Boeing 737 MAX 8  yang ada di Indonesia sebagai tindakan antisipatif, dalam menyelesaikan proses inspeksi armada Boeing 737 MAX 8 untuk memastikan kebijakan tatalaksana safety dan tindaklanjut pengoperasian armada Boeing 737-800 MAX 8 di Indonesia kedepannya. "Kami percaya sinergi seluruh pemangku kepentingan baik operator, regulator maupun fasilitator lainnya menjadi kunci penting dalam memastikan komitmen seluruh pihak dalam mengawal kualitas standar keselamatan penerbangan yang nasional yang lebih baik lagi”, jelas Kapten Iwan. (son)