Banjir Surut, Bandara Sentani Beroperasi Normal

    13
    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan operasional penerbangan di Bandar Udara Sentani tetap  berjalan normal pasca terjadinya banjir yang melanda wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/3) malam.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mengungkapkan bahwa Bandar Udara Sentani beroperasi dengan baik, meski beberapa daerah disekitarnya masih terkena dampak banjir yang menerjang. "Operasioanal Bandar udara Sentani dan penerbangan berjalan normal. kekhawatiran akan terjadi delay jika para calon penumpang dari arah Doyo (lokasi terkena banjir) dan Waena, Abepura, Jayapura terhalang longsor yg sering terjadi saat hujan tidak terjadi. Selain itu lapangan terbang milik Adventist di Doyo juga dilanda banjir namun belum diperoleh informasi tentang kerusakan dan kerugian yang  terjadi" papar Polana.

    Terpisah,  Kepala bagian Tata Usaha  Bandar Udara Sentani, Nafiek mengatakan  banjir yang terjadi di beberapa tempat di Sentani secara keseluruhan  sudah surut, sementara keadaan di Bandar Udara Sentani kondisi Kantor, terminal dan airside sudah dari pantauan sejak tadi malam tidak sampai terkena aliran banjir padahal sempat dikhawatirkan aliran arus sungai di belakang daerah Runway 12 bisa menimbulkan erosi dan longsor pada bantaran sungai sisi dekat runway. Namun hasil inspeksi lapangan tadi pagi hal tersebut tidak terjadi, hanya memang pada sisi seberang banyak bangunan sepanjang bantaran sungai tersapu banjir.  Untuk area radar kondisi terpantau aman, jalan menuju gedung radar juga  clear.

    Adanya musibah banjir di Sentani, Ditjen Hubud melalui Bandar Udara Sentani  akan mengirimkan bantuan kepada  warga masyarakat yang terkena banjir.  “Kami prihatin dengan adanya musibah banjir ini, semoga proses evakuasi dapat berjalan dengan baik,” tutup Polana. (son)